web stats service from statcounter

Jadwal

    Daftar Pemain

    • DAFTAR PEMAIN PERSIB MUSIM 2018
      DAFTAR PEMAIN PERSIB MUSIM 2018

      DALAM mengikuti kompetisi Liga 1 Indonesia 2017, tim Persib Bandung berkekuatan 27 pemain. Berikuti ini daftar lengkapnya.

      Editorial

        Hot News

        Arema vs Persib Rusuh, Lebih 200 Orang Terluka

        Arema vs Persib Rusuh, Lebih 200 Orang Terluka

        JuaraNews, Malang - Kerusuhan yang terjadi seusai laga Arema FC kontra Persib Bandung pada Pekan 4 2018 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/4/2018) malam, mencatatkan sebagai salah satu kejadian dengan korban terbanyak di kancah sepak bola Tanah Air.

        Diperkirakan lebih dari 200 lebih penonton dari Aremania dan pihak lainnya, mengalami luka-luka akibat kerusuhan pada laga yang diakhir di menit 90+2 saat kedudukan 2-2 tersebut. Pada laga tersebut, Arema membuka skor lewat gol Thiago Furtuoso (18) yang disamakan menjadi 1-1 oleh Ezechiel N’Douassel (19). Persib balik memimpin menjadi 2-1 lewat Ezechiel (78, namun berhasil disamakan Balsa Bozovic (88)

        Dikitip dari vivanews.com, berdasarkan dari PMI Kabupaten Malang, ada 212 orang dilarikan ke berbagai rumah sakit di wilayah Malang. Seperti RSUD Kepanjen, RS Wava Husada, RS Gondanglegi, RSUD Syaiful Anwar, serta beberapa puskesmas dan klinik terdekat.

        Salah satu korban adalah Pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez yang mengalami luka di keningnya akibat lemparan benda keras dari penonton. Korban luka sendiri didominasi pingsan akibat menghirup gas air mata. Juga ada yang mengalami luka sobek di bagian tangan, kepala, bahkan hingga patah tulang.

        Hasil gambar untuk kerusuhan arema vs persib minggu 15 april 2018

        Mario Gomez mengalami luka di keningnya

        Korban mayoritas perempuan. Mereka mengalami gangguan pernapasan hingga pingsan akibat tembakan gas air mata. Tembakan gas air mata dikeluarkan untuk menghentikan langkah suporter memasuki area pertandingan.

        "Banyak korban perempuan, mungkin karena berdesakan. Tapi semua sudah mendapat penanganan serta dievakuasi ke rumah sakit terdekat," beber Media Officer Arema FC Sudarmadji kepada wartawan di Stadion Kanjuruhan.

        Korban yang terkena gas air mata paling banyak berasal dari tribune selatan. Awalnya ratusan korban dievakuasi di area stadion, namun keterbatasan tim medis dan alat membuat korban dilarikan ke sejumlah rumah sakit.

        Hasil gambar untuk kerusuhan arema vs persib minggu 15 april 2018

        Para korban ditangani petugas di salah satu ruangan stadion

        Petugas gabungan dari panpel, kepolisian, dan TNI banyak memberikan pertolongan kepada suporter perempuan. Mereka dievakuasi setelah jatuh pingsan ketika insiden pecah. Hilir mudik petugas gabungan, suporter dan mobil ambulance dalam menangani para korban.

        Kerusuhan sendiri pecah saat laga memasuki menit ke-2 masa injury time selama 3 menit. Insiden diduga dipicu ketidakpuasan Aremania atas kepemimpinan wasit Handri Kristanto. Beberapa kali keputusan wasit dinilai merugikan Arema FC. Puncaknya adalah setelah Dedik Setiawan mendapat kartu merah langsung pada akhir Babak II. Seusai itu, puluhan hingga akhirnya mencapai ratusan Aremania merangsek masuk ke dalam lapangan. Mereka meluapkan kekecewaan dengan masuk ke lapangan dan melempari bench.

        Begitu penonton masuk lapangan, laga pun langsung dihentikan, dan pemain dievakuasi ke ruang ganti stadion. Bahkan tim Maung Bandung sempat tertahan hingga beberapa jam, dan baru bisa meninggalkan stadion dengan pengawalan ketat sekitar pukul 23.00 WIB.

        Manajemen Arema FC menyatakan bertanggung jawab atas kerusuhan yang terjadi. Upaya utama yang dilakukan adalah memberi pertolongan medis ke beberapa rumah sakit di Malang. Manajemen Arema akan menanggung seluruh biaya rumah sakit.

        "Kita memberi pertolongan ke Aremania yang menjadi korban. Kita juga apresisasi jajaran medis yang begitu cepat memberikan pertolongan. Kita juga melakukan koordinasi dengan beberapa rumah sakit untuk segera ditangani. Karena itu yang paling utama. Dan manajemen akan bertanggung jawab," papar Sudarmaji.

        Manajemen pun langsung mengambil langkah cepat untuk menangani para korban. Selanjutnya, panitia akan membuka posko untuk memberikan kesempatan kepada Aremania, dan para korban melaporkan diri. Posko pelaporan akan dibuka di 2 tempat, yakni di Kantor Manajemen Arema FC, Jalan Mayjen Panjaitan No 42 Kota Malang; dan di Stadion Kanjuruhan.

        “Situasi ini tidak kami inginkan. Korban berjatuhan, jumlahnya ada puluhan. Kami masih melakukan pendataan dan penanganan serius. Pihak manajemen juga akan segera melaporkan kronologis ini ke PSSI dan operator liga. Termasuk, kronologis pemicu terjadinya kericuhan. Upaya prefentif sudah dilakukan, dan upaya bantuan penanganan dari kepolisian juga sudah dilakukan,” tuturnya.

        Hasil gambar untuk kerusuhan arema vs persib minggu 15 april 2018

        Petugas mengevakusi korban untuk dibawa ke rumah sakit

        Soal jumlah pasti para korban, manajeman masih mendatanya. "Kalau jumlahnya belum tahu pasti. Besok kami membuka posko agar mengetahui pasti berapa jumlah korban dalam peristiwa yang terjadi tadi," sambungnya.

        Manajemen dan Panpel Pertandingan Arema pun menyampaikan permohonan maafnya atas kericuhan tersebut. “Mewakili manajemen Arema, menyampaikan permohonan maaf atas persitiwa yang terjadi tentunya tidak ingin terjadi,” kata Sudarmaji. (*)

        den

        0 Komentar
        Tinggalkan Komentar
        Cancel reply
        0 Komentar
        Tidak ada komentar
        Berita Lainnya
        Gomez Minta Skuat Persib Main Enjoy di 4 Laga Sisa
        Jaga Peluang, Gomez Bertekad Sapu Bersih Laga Sisa
        Lawan PSIS, Bauman Dipastikan Masih Absen
        Jelang hadapi PSIS, Fisik Pemain Persib Digenjot
        Pulang dari Bali, Skuat Persib Diliburkan 2 Hari
        Berita Terdahulu

        Klasemen Liga Indonesia

        Tim M Point
        1 PSM Makassar 30 53
        2 Persib Bandung 30 49
        3 Persija Jakarta 29 49

        Advertisement On Google