web stats service from statcounter

Hot News

  • Agronesia Diduga Tilep Dana BPJS 3,6 Milyar
    Agronesia Diduga Tilep Dana BPJS 3,6 Milyar
    • 19 September 2018 | 05:02:00 WIB

    PT AGRONESIA, salah satu BUMD Pemprov Jawa Barat diduga selewengkan dana BPJS karyawan sejak 2016. Jumlahnya diperkirakan mencapai 3,6 milyar rupiah.

Inspirasi

    Kota Bandung Optimistis Kembali Juara Umum di MTQ

    Kota Bandung Optimistis Kembali Juara Umum di MTQ

    JuaraNews, Bandung - Kafilah Kota Bandung untuk Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 tahun 2018 tingkat Provinsi Jawa Barat bertekad menyabet kembali trofi juara umum. Tahun ini, Kota Bandung mengirim 54 kafilah yang didampingi oleh 21 orang ofisial dan 30 orang pembina.

    Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan, Tatang Muchtar menjelaskan, kafilah Kota Bandung telah dipersiapkan secara optimal untuk menyongsong ajang ini dan rombongan kafilah telah diberangkatkan dari Kantor Kementerian Agama Kota Bandung, Kamis (12/4/2018) menuju Kabupaten Sukabumi sebagai lokasi penyelenggaraan MTQ tahun ini.

    Sebelumnya para kafilah telah dilepas oleh Penjabat Sementara (Pjs.) Wali Kota Bandung Muhamad Solihin sekaligus Penutupan Pembinaan di Hotel Lingga pada 2 April 2018 lalu. Acara dua tahunan itu akan dilaksanakan pada tanggal 14-20 April 2018.

    Tahun ini Kota Bandung mengikuti 10 kategori lomba yang terdiri dari kategori Tilawah Quran, Murattal, Qira'ah Sab'ah, Tahfidz, Syarhil Quran, Fahmil Quran, Tafsir Quran, khat/kaligrafi, Makalah Ilmiah Alquran, dan Musabaqah Menulis Kandungan Alquran. "Kita ikuti seluruh kategori yang dilombakan. Ada 10 cabang dan 20 golongan lomba," tutur Tatang.

    Ia membeberkan serangkaian persiapan yang telah dilakukan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Bandung untuk mempertahankan juara umum yang selalu diraih Kota Bandung selama enam kali berturut-turut. Menurutnya, salah satu kunci keberhasilan itu terletak pada pembinaan yang optimal.

    "Kita membina selama tiga tahap. Pada tiap-tiap tahap para kafilah dikarantina selama sepekan dan dibina oleh para mentor MTQ yang memiliki kulifikasi Pembina di tingkat  provinsi maupun tingkat nasional," ujarnya.

    Pembinaan tahap pertama dilakukan pada akhir Desember 2017. Sementara tahap kedua dan ketiga dilakukan pada Maret dan April 2018 secara intensif.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Agronesia Diduga Tilep Dana BPJS 3,6 Milyar
    Emil Harus Segera Rombak Birokrasi Pemprov Jabar
    Baru 2 Pekan jadi Gubenur, Emil Dapat Penghargaan
    Tim Sinkronisasi Usulkan 742 Program pada Emil
    Ahmad Saepudin Terpilih Kembali Jadi Ketua KONI
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google