Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Kota Bandung Optimistis Kembali Juara Umum di MTQ

    Kota Bandung Optimistis Kembali Juara Umum di MTQ

    JuaraNews, Bandung - Kafilah Kota Bandung untuk Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 tahun 2018 tingkat Provinsi Jawa Barat bertekad menyabet kembali trofi juara umum. Tahun ini, Kota Bandung mengirim 54 kafilah yang didampingi oleh 21 orang ofisial dan 30 orang pembina.

    Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan, Tatang Muchtar menjelaskan, kafilah Kota Bandung telah dipersiapkan secara optimal untuk menyongsong ajang ini dan rombongan kafilah telah diberangkatkan dari Kantor Kementerian Agama Kota Bandung, Kamis (12/4/2018) menuju Kabupaten Sukabumi sebagai lokasi penyelenggaraan MTQ tahun ini.

    Sebelumnya para kafilah telah dilepas oleh Penjabat Sementara (Pjs.) Wali Kota Bandung Muhamad Solihin sekaligus Penutupan Pembinaan di Hotel Lingga pada 2 April 2018 lalu. Acara dua tahunan itu akan dilaksanakan pada tanggal 14-20 April 2018.

    Tahun ini Kota Bandung mengikuti 10 kategori lomba yang terdiri dari kategori Tilawah Quran, Murattal, Qira'ah Sab'ah, Tahfidz, Syarhil Quran, Fahmil Quran, Tafsir Quran, khat/kaligrafi, Makalah Ilmiah Alquran, dan Musabaqah Menulis Kandungan Alquran. "Kita ikuti seluruh kategori yang dilombakan. Ada 10 cabang dan 20 golongan lomba," tutur Tatang.

    Ia membeberkan serangkaian persiapan yang telah dilakukan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Bandung untuk mempertahankan juara umum yang selalu diraih Kota Bandung selama enam kali berturut-turut. Menurutnya, salah satu kunci keberhasilan itu terletak pada pembinaan yang optimal.

    "Kita membina selama tiga tahap. Pada tiap-tiap tahap para kafilah dikarantina selama sepekan dan dibina oleh para mentor MTQ yang memiliki kulifikasi Pembina di tingkat  provinsi maupun tingkat nasional," ujarnya.

    Pembinaan tahap pertama dilakukan pada akhir Desember 2017. Sementara tahap kedua dan ketiga dilakukan pada Maret dan April 2018 secara intensif.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Telah Berlaku, Wali Kota Berharap tak Ada Warga Kena Sanksi  Masker
    Ubah Protokol Kesehatan dari Kebiasaan Jadi Kebudayaan. Begini Menurut Meutia Hatta
    Update – Pemkab Bolaang Mongondow Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat
    Pelacakan dan Pengetesan Kontak Erat ASN Gedung Sate Sudah 80 Persen
    Harus Ada Pakta Integritas Sebelum Tempat Hiburan Diizinkan Beroperasi
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads