web stats service from statcounter

Hot News

Daftar Pemain

  • DAFTAR PEMAIN PERSIB MUSIM 2018
    DAFTAR PEMAIN PERSIB MUSIM 2018

    DALAM mengikuti kompetisi Liga 1 Indonesia 2017, tim Persib Bandung berkekuatan 27 pemain. Berikuti ini daftar lengkapnya.

    Jadwal

      Editorial

      • Selamat Memilih
        Selamat Memilih

        PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 resmi dihelat Rabu, 27 Juni 2018 ini.

        Kapten Tim Kena Sanksi, Persib Ajukan Banding

        Kapten Tim Kena Sanksi, Persib Ajukan Banding

        JuaraNews, Bandung - Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) bakal mengajukan banding atas sanksi larangan bermain dalam 4 laga yang dijatuhkan untuk kapten tim Supardi Nasir oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

        Sanksi dijatuhkan Komdis PSSI karena Supardi dinilai melakukan tandukan kepada wasit Dwi Purba pada laga kandang Pekan 3 Liga 1 2018 melawan Mitra Kukar di Stadion Gelora Bandung Lautaan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (8/4/2018) lalu. Karena sanksi tersebut, Supardi absen saat Persib dijamu Arema FC, Minggu (15/4/2018) besok, serta 3 laga berikutnya menghadapi Borneo FC, Persija Jakarta, dan Madura United. Selain larangan bermain, Supardi juga dikenai denda sebesar Rp50 juta.

        Direktur PT PBB Teddy Tjahyono memastikan bakal melakukan banding dalam waktu dekat ini. Manajemen segera mengumpulkan data-data sebagai banding penghapusan atau peringanan hukuman. Menurutnya, sanksi larangan bertanding selama 4 laga adalah masa yang lama dan merugikan tim Persib.

        “Dengan hukuman yang diberikan, menurut kami terlalu berat dan kami akan mengajukan banding,” ujar Teddy, Jumat (13/4/2018).

        Teddy mengakui, memang tidak sepantasnya Supardi berlaku berlebihan dalam halnya berargumen dan protes. Namun manajemen mengapresiasi maksud dan usaha Supardi sebagai kapten tim. Saat itu, Supardi menanyai keputusan-keputusan wasit yang keliru dan kerap tak melindungi keselamatan pemain. Akumulasi dari kesalahan wasit memuncak saat Ghozali dilanggar, namun justru pelanggaran malah diberikan kepada lawan.

        “Supardi melakukan protes karena akumulasi kejadian, mulai (Jonathan) Bauman di-tackle di kotak penalti dan puncaknya adalah saat Ghozali dilanggar, tetapi malahan dianggap foul,” tuturnya.

        Senada dengan Teddy, Komisaris PT PBB Kuswara S Taryono menilai sanksi tersebut tidak adil. Menurutnya, hukuman kartu kuning yang diterima Supardi di lapangan sudah cukup.

        “Kalau melihat fakta dan pertimbangan hukum dari putusan Komdis memang hukuman yang dijatuhkan kepada Supardi terlampau berat. Kenapa berat? Satu, dia dapat kartu kuning. Kedua, kena sanksi denda Rp50juta. Ketiga, dilarang bertanding 4 pertandingan,” papar Kuswara.

        “Putusan seperti ini kurang memenuhi rasa keadilan, terlalu berat. Ini seolah akumulasi ada kartu kuning, denda (uang), dan larangan bertanding. Sepertinya dalam memutus ini pertimbangannya harus komprehensif,” tambahnya.

        Mengadu ke FIFA
        Pelatih Roberto Carlos Mario Gomez pun tak tinggal diam dengan sanksi yang diterima anak asuhnya tersebut. Bahkan Gomez bakal mengadukan hal ini kepada asosiasi sepak bola dunia FIFA.

        Saat ini, pelatih asal Argentina ini sedang mengumpulkan data berupa video yang merekam pelanggaran-pelanggaran keras yang tak diperingati kartu oleh wasit. Bukan hanya laga Pekan 3 saat menjami Mitra Kukar, tapi 2 pertandingan sebelumnya saat menghadapi PS Tira dan Sriwijaya FC.

        “Saya akan meng-copy semua video tentang pelanggaran lawan, pelanggaran keras. Dan saya akan kirim ini ke FIFA, bukan federasi (PSSI), tapi ke FIFA,” tegas Mario, Jumat (13/4/2018).

        Gomez menduga ada seseorang yang ingin bertarung dengan kekurangan timnya. Hingga Supardi, pemain andalan, diistirahatkan paksa lewat hukuman sanksi. Dia pun khawatir akan ada pemain lain yang terkena kasus seperti Supardi.

        “Hari ini Supardi, mungkin setelah lawan Arema, ada pemain yang lain. Begitu juga setelah melawan Borneo. Kita bisa kehilangan beberapa pemain dan kita harus main di Jakarta nanti (lawan Persija),” paparnya.

        Gomez bakal melakukan sharing informasi dengan jurnalis-jurnalis yang dikenalnya di Italia dan Argentina. Menurutnya, sepak bola Indonesia mesti diketahui pecinta sepak bola dunia.

        “Seseorang ingin ‘bertarung’ ya maka kami akan lawan. Saya akan kirim ini ke FIFA, saya akan kirim ke jurnalis di Italia dan Argentina. Supaya semua tahu apa yang terjadi di Indonesia,” tandasnya. (*)

        den

        0 Komentar
        Tinggalkan Komentar
        Cancel reply
        0 Komentar
        Tidak ada komentar
        Berita Lainnya
        Misi Menembus Papan Atas di Paruh Musim
        Patrich Wanggai Gabung Persib di Putaran 2
        Gomez Senang Eze-Bauman Bisa Main lawan Persela
        Gomez Waspadai Ketajaman Penyerang Persela
        Dijamu Persib, Aji Janjikan Permainan Menyerang
        Berita Terdahulu

        Klasemen Liga Indonesia

        Tim M Point
        1 PSM Makassar 16 28
        2 Barito Putera 15 27
        3 Sriwijaya FC 15 23

        Advertisement On Google