web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Soal Kontroversi Sinetron Terbaru, Ini Kata Demiz
    Istimewa Deddy Mizwar.

    Soal Kontroversi Sinetron Terbaru, Ini Kata Demiz

    JuaraNews, Bekasi - Produksi film sinetron religi spesial ramadan berjudul Cuma Disini yang akan tayang di salah satu stasiun televisi menuai pro dan kontra. Persoalan muncul seiring dengan berperannya Deddy Mizwar di sinetron yang disiapkan tayang pada bulan suci ramadan tersebut.

    Keterlibatan sosok yang karib disapa Bang Haji dan Demiz itu dipertanyakan karena aturan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terkait dengan proses pilkada. Seperti diketahui Demiz tercatat sebagai calon gubernur (cagub) Jawa Barat nomor urut 4.

    Terkait persoalan ini, Deddy Mizwar berharap para stakeholder khususnya KPI, KPU dan Bawaslu pusat bisa segera duduk bersama membahas aturan tersebut. Menurutnya ada pihak-pihak yang belum paham dengan film sinetron, sehingga ada aturan yang ditafsirkan lain dan dipolitisir.

    "Ini harus dipertegas, KPI, KPU dan Bawaslu pusat harus duduk bersama membahas masalah itu jangan sampai ada yang dirugikan oleh aturan tersebut," ungkap Deddy, Jumat (13/4/2018).

    Dilandasi itikad baik, pihaknya mengaku telah melakukan pertemuan dan membahas aturan tersebut dengan KPI pada Kamis (12/4/2018) lalu. Dalam hal itu KPI pun berencana untuk membahas masalah itu dengan KPU dan Bawaslu.

    Deddy pun bersedia hadir dalam pertemuan ini. "Kalau memang diundang saya siap hadir dan duduk bersama membahas masalah itu," katanya.

    Pihaknya menjelaskan dalam aturan KPI ada batasan-batasan kandidat peserta pilkada untuk beriklan di televisi. Terlebih ada iklan yang akan dikeluarkan oleh KPU. "Ada aturan tidak boleh beriklan, kecuali yang dibiayai oleh KPU, termasuk ucapan selamat, ada sandiwara radio, televisi, sinetron, yang dimaksud beriklan itu seperti apa,” kata Demiz sedikit bertanya.

    “Sekarang kalau ada seorang calon main di sinetron yang bukan aktor, ya pasti tujuannya untuk meningkatkan popularitas. Kalau saya kan aktor dan sudah populer, saya mencari nafkah keluarga dari bermain film sinetron, masa gak boleh?" katanya.

    Dia menilai, agar tak dipolitisir aturan tersebut harus dipertegas, jangan sampai malah ada pihak yang dirugikan.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Perekrutan Calon KPU Jabar Harus Diulang
    Emil Akan Panggil PT Agronesia
    PT Agronesia Diduga Tilep Dana BPJS Rp3,6 Miliar
    Atasi Masalah, Emil Launching Jabar Quick Response
    Emil Harus Segera Rombak Birokrasi Pemprov Jabar
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google