web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Korban Miras Oplosan akan Dibina di Markas TNI
    net Bupati Bandung memimpin pemusnahan minuman keras

    Korban Miras Oplosan akan Dibina di Markas TNI

    JuaraNews, Bandung - Bupati Bandung Dadang M Naser menyebutkan, status Kejadian Luar Biasa (KLB) terkait tewasnya puluhan warga dan ratusan lainnya keracuan akibat menenggak minuma keras (miras) oplosan di Cicalengka akan diberlakukan hingga para korban yang keracunan sembuh.

    Dadang mengatakan, setelah para korban keracunan yang masih dirawat di sejumlah rumah sakit, tersebut nantinya akan dilakukan pembinaan agar mereka kembali pada kebiasaan minum minuman haram tersebut.

    "Status KLB diberlakukan sampai mereka sembuh, dan berlanjut dengan pelatihan. Mereka yang sembuh akan kami hukum, dihukum dalam artian pembinaan. Akan dibina di base camp TNI," ungkap Dadang seusai acara pemusnahan ribuan botol miras dan ratusan jerigen tuak di Jalan Al-Fathu, Soreang Kabupaten Bandung, Kamis (12/4/2018).

    Dia berharap, mental orang-orang yang terbiasa mengonsumsi miras ini bisa diperbaiki. Sebab, selama mentalnya masih ketergantungan dengan miras, akan sulit untuk dihentikan.

    "Langkah tegas akan terus kami lakukan, dan membernatas peredaran miras di Kabupaten Bandung sampai ke akar-akarnya," tegasnya.

    Soal status KLB miras, Dadang menyebutkan, hal tersebut karena peredaran miras oplosan tersebut terus berlanjut ke daerah-daerah lainnya di wilayah Kabupaten Bandung. Sehingga perlu penanganan khusus agar kejadian serupa tidak terulang di daerah lainnya. "Kalau sudah KLB dampaknya darurat miras. Karena ini peredarannya terus berlanjut, bahkan tadi malam di Ciwidey," katanya.

    Seementara itu, dalam pemusnahan miras kali ini, dilakuka terhadap ribuan botol miras berbagai merek dan ratusan jerigen tuak hasil operasi Satpol PP Kabupaten Bandung sejak Januari-Maret 2018. Ada 4.239 botol miras berbagai merek, 483 jerigen berisi tuak atau 15 ribu liter, dan 7.000 botol kosong yang diduga akan diisi ulang dengan miras oplosan.

    "Ini hasil operasi yang kami lakukan sejak Januari sampai Maret bersama Satpol PP baik di tingkat Kabupaten hingga Kecamatan," ujar Kasatpol PP Kabupaten Bandung Usman Sayogi.

    Dengan adanya kejadian tewasnya puluhan warga akibat miras oplosan di Kecamatan Cicalengka, Satpol PP makin gencar memberantas peredarannya di wilayah Kabupaten Bandung.

    "Tadi malam pun kami bersama Kodim 0609/Kabupaten Bandung menemukan pemasok miras di Kecamatan Ciwidey. Kemudian subuh tadi kami juga menyergap pemasok yang akan mengirimkan ke wilayah timur Kabupaten Bandung," ujarnya.

    Satpol PP pun sudah merinci ada 12 titik toko atau warung penjual miras di wilayah timur. "Kami harap bagi para pembeli untuk berhenti dan sadar akan bahaya miras. Dan buat oknum harus ingat dosa yang akan menimpa," pungkasnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kiky: BPNT Jangan Jadi Komoditas Bisnis
    Ojol dan Opang Berdamai Pasca-Bentrok di Cikoneng
    4 Orang Jadi Tersangka dalam Bentrok Opang-Ojol
    Polisi Kejar Pelaku Penganiayaan Ojol di Cikoneng
    Imbas Bentrok di Katapang, Geng Bermotor Diringkus
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Info Kota

      Pilwalkot Bandung 2018