web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    KLB Miras, Demiz: Ini Terjadi Kecuekan Berjamaah
    Net Ilustrasi.

    KLB Miras, Demiz: Ini Terjadi Kecuekan Berjamaah

    JuaraNews, Bogor - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat nomor urut 4, Deddy Mizwar menilai untuk memberantas peredaran miras, khususnya miras oplosan di masyarakat sebenarnya cukup sederhana.

    Menurut sosok yang akrab disapa Bang Haji dan Demiz ini, yang diperlukan adalah ketegasan dari aparat terkait untuk memerangi peredaran miras. Demiz mengungkapkan, memerangi miras tidak perlu membuat regulasi-regulasi baru.

    Bahkan, dengan perundang-undangan yang berlaku saat ini, aparat kepolisian dan pemerintahan dapat memberantas keberadaan miras oplosan. Hanya saja, kata Demiz, kasus korban akibat miras kerap terjadi karena terkesan ada pembiaran.

    "Ini jelas-jelas (terlihat aktivitasnya), jadi perhatian buat aparat, juga masyarakat. Ini berulang-berulang terjadi, bukan hanya sekali. Sudah cukup, bahwa ini ilegal. Yang dilakukan mereka ini ilegal, ini terjadi kecuekan berjamaah yang maksimal," tegasnya.

    Sementara itu berdasarkan hasil pemeriksaan, para korban ini menenggak minuman mematikan itu dari kios di dua desa, yakni di Kebun Suuk dan Bojong Asih, Cicalengka Wetan. Korban akibat miras oplosan mayoritas ada di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

    Aparat kepolisian menetapkan, dua penjual miras 'ginseng' Julianto Silalahi dan pemilik miras 'ginseng' yaitu Hamciak Manik ditetapkan sebagai tersangka dengan ancaman hukuman penjara minimal 15 tahun penjara.

    Polres Bandung menerapkan dua pasal kepada para tersangka yaitu pasal 204 Kitab Undang - Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman 15 tahun penjara dan Pasal 142 Undang - Undang RI nomor 18/2012 tentang Pangan dengan ancaman dua tahun penjara.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Perekrutan Calon KPU Jabar Harus Diulang
    Emil Akan Panggil PT Agronesia
    PT Agronesia Diduga Tilep Dana BPJS Rp3,6 Miliar
    Atasi Masalah, Emil Launching Jabar Quick Response
    Emil Harus Segera Rombak Birokrasi Pemprov Jabar
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google