Pos Indonesia
TKI Ilegal Asal Cianjur Meninggal di Arab Saudi
net

TKI Ilegal Asal Cianjur Meninggal di Arab Saudi

JuaraNews, Cianjur - Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Cianjur Iis Parida Binti Junaedi Nurohman (59) meninggal dunia akibat sakit. TKI asal Kampung Lapang RT 02/03, Desa Cikondang, Kecamatan Bojongpicung itu, diketahui merupakan TKI non-prosedural (ilegal).

Keluarga korban mendapati kabar tersebut pekan lalu dan telah meminta jenazah dikebumikan di Mekah. "Kami minta almarhumah dimakamkan di sana. Untuk apa yang menjadi hak almarhumah, kami minta bantuan Astakira untuk mendapatkannya," kata adik Iis, Endang Hidayat (40), Rabu (11/4/2018).

Keputusan keluarga untuk meminta bantuan Asosiasi Tenaga kerja Indonesia Pembaharuan (Astakira) Cianjur dipilih, mengingat status iis yang merupakan TKI ilegal.

Iis yang pertama kali berangkat ke Arab Saudi pada 2012 lalu, diketahui sempat kembali ke tanah air. Namun, kemudian kembali berangkat ke tempat yang sama pada akhir 2017 lalu.

Diduga, Iis merupakan salah satu TKI yang diloloskan oknum agar dapat bekerja kembali di Arab Saudi. Tidak heran, jika akhirnya Iis masuk ke dalam daftar TKI non prosedural.

Menanggapi permohonan itu, Ketua DPC Astakira Kabupaten Cianjur Hendri Prayoga mengaku, akan berusaha memberikan bantuan secara maksimal. 

"Hak-hak almarhumah itu antara lain, uang santunan (uang duka) dan gaji yang kabarnya belum dibayar selama 5 bulan," tuturnya. (*)

yan

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Klaster Perkantoran Jabar Diduga dari Mobilitas Pegawai di Luar Kantor
Ponpes Punya Peran Lahirkan Generasi Unggul
Kata Ketua DPRD Jabar Soal 7 Anggotanya Positif Covid-19
Lelang Investasi TPPAS Regional Legok Nangka Terhambat, TPA Sarimukti Masih Jadi Alternatif
DPRD Jabar, Soroti Penggunaan Dana BOS untuk Keperluan Kuota Internet Peserta Didik
Berita Terdahulu

Editorial


    Imani Center

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads