web stats service from statcounter

Hot News

  • Agronesia Diduga Tilep Dana BPJS 3,6 Milyar
    Agronesia Diduga Tilep Dana BPJS 3,6 Milyar
    • 19 September 2018 | 05:02:00 WIB

    PT AGRONESIA, salah satu BUMD Pemprov Jawa Barat diduga selewengkan dana BPJS karyawan sejak 2016. Jumlahnya diperkirakan mencapai 3,6 milyar rupiah.

Inspirasi

    11 Warga Cicalengka Tewas akibat Miras osan
    sindonews.com AKBP Indra mengawal pengerebekan kios penjual tuak

    11 Warga Cicalengka Tewas akibat Miras osan

    JuaraNews, Bandung - Sebanyak 11 warga Cicalengka Kabupaten Badnung tewas diduga over dosis akibat mengonsumsi minuman keras (miras) jenis tuak oplosan.

    Para korban yang diketahui melakukan pesta miras pada Kamis (5/4/2018) malam lalu tersebut, beberapa meninggal dunia sebelum dibawa ke rumah sakit, dan sebagian mengembuskan nafar terakhirnya di RSUD Cicalengka mulai Jumat (5/4/2018) hingga Minggu (8/4/2018) kemarin.

    Selain 11 orang tewas, 16 warga lainnya juga mengalami gejala yang sama. Sebanyak 10 warga dirawat di RSUD Cicalengka, 1 orang dirujuk ke RSHS Bandung, dan 5 sisanya sudah bisa dipulangkan. Jumlah korban sendiri masih bisa bertambah karena dari yang dirawat tersebut ada yang masih kritis.

    Kahumas RSUD Cicalengka, dr Evi menyebutkan, dari puluhan korban miras oplosan itu, saat dibawa ke rumah sakit ada yang sudah meninggal dunia, kritis, dan kondisi biasa-biasa. Diduga, korban yang sudah meninggal dunia mengembuskan nafas terakhirnya di rumah atau di tempat kejadian. Tetapi ada juga korban yang tewas di rumah sakit setelah menjalani perawatan.

    Evi menduga penyebab korban meninggal karena mengkonsumsi alkohol konsentrasi tinggi dicampur zat tertentu. Tentang data korban yang meninggal dunia, Evi belum bisa memberikannya. Tetapi ia menduga, para korban yang tewas itu sebelumnya mengkonsumsi alkohol dengan kadar cukup tinggi dan ditambahkan campuran minuman atau zat lain belum diketahui jenisnya.

    "Rata-rata kondisi berat saat dibawa ke rumah sakit. Yang datang ke rumah sakit ada yang sudah meninggal dunia. Ada juga yang meninggal dunia di rumah sakit," katanya.

    Dia mengatakan, pasien yang meninggal dunia maupun yang masih menjalani perawatan medis itu, usianya rata-rata 20-50 tahun. "Data pastinya, saya belum tahu. Yang jelas 11 orang diketahui meninggal dunia," pungkasnya.

    2 Kios Digerebek Warga
    Sementara itu, 2 kios yang diduga menjual tuak oplosan di Jalan Raya Baypass Cicalengka, Desa Babakan Peuteuy, Kecamatan Cicalengka, langsung didatangi puluhan warga, Minggu (8/4/2018). Dua kios itu dituding sebagai penyebab kematian 11 warga akibat menenggak miras oplosan.

    Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan menyaksikan penggerebekan 2 kios penjual tuak dan miras. Dari hasil penggerebekan, disita ratusan liter tuak dan puluhan botol minuman keras dari kios dan gudang penjual miras tersebut. Barang bukti tuak dan miras itu diamankan jajaran kepolisian dan dibawa ke Mapolsek Cicalengka.

    Terkait meninggalnya 11 warga, Indra menjelaskan, kronologis kejadiannya sejak Kamis (5/4/2018) malam, RSUD Cicalengka kedatangan beberapa pasien mengeluhkan kepala pusing, dan pandangan kabur.

    "Berjalan beberapa hari ke sini dari Kamis, beberapa korban meninggal dunia. Itu informasi dari pihak rumah sakit dan kita lakukan pendalaman dan penyelidikan," kata Indra kepada wartawan di RSUD Cicalengka, Minggu (8/4/2018).

    Untuk mengetahui penyebab kematian para korban, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit yang menangani para korban tersebut. "Dari data kami diketahui, 11 orang meninggal dunia, 10 orang masih dirawat dan 6 orang sudah pulang. Sementara yang meninggal dunia itu, diketahui sejak Kamis, Jumat, Sabtu, hingga Minggu ada yang meninggal dunia," katanya.

    Dari sisi medis, polisi pun masih menunggu penyebab kematian para korban tersebut, termasuk yang masih menjalani perawatan medis. Meski demikian, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah awal. Salah satunya dengan melakukan tindakan dengan cara mendatangi sebuah tempat yang diduga menjual miras atau tuak di Cicalengka.

    Polisi sudah memeriksa 4 saksi, dan seorang lagi sedang dipanggil untuk dimintai keterangan. Polisi juga sudah melakukan interogasi dan meminta keterangan dari 2 orang korban yang sudah sadar.

    "Empat orang saksi yang dimintai keterangan itu, keempatnya penjaga (kios). Polisi sedang melakukan penyelidikan, dan sedang bekerja. Keterangan dari korban yang sudah sadar, kita kembangkan. Kita sedang bekerja dari keterangan korban tersebut," katanya.

    Untuk menindaklanjuti kasus kematian belasan warga itu, kata Indra, pihaknya berusaha melakukan pendekatan kepada keluarga korban. Di antaranya untuk melakukan autopsi terhadap jasad korban guna mengetahui penyebab kematiannya.

    "Korban yang meninggal hari Kamis sudah dimakamkan. Hari ini, Minggu juga ada yang meninggal dunia," pungkasnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kiky: BPNT Jangan Jadi Komoditas Bisnis
    Ojol dan Opang Berdamai Pasca-Bentrok di Cikoneng
    4 Orang Jadi Tersangka dalam Bentrok Opang-Ojol
    Polisi Kejar Pelaku Penganiayaan Ojol di Cikoneng
    Imbas Bentrok di Katapang, Geng Bermotor Diringkus
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Info Kota

      Pilwalkot Bandung 2018