web stats service from statcounter

Hot News

  • Emil Akan Panggil PT Agronesia
    Emil Akan Panggil PT Agronesia
    • 20 September 2018 | 10:04:00 WIB

    GUBERNUR Jabar mengaku tidak mengetahui adanya tunggakan iuran BPJS karyawan PT Agronesia.

Inspirasi

    Terkait Puisi Sukmawati, Jabar Tetap Kondusif
    JuaraNews/Abdul Basir. Ketua MUI Jawa Barat, Rachmat Syafei.

    Terkait Puisi Sukmawati, Jabar Tetap Kondusif

    JuaraNews, Bandung - Kontroversi puisi 'Ibu Indonesia' karya Sukmawati Soekarnoputri telah menimbulkan kegaduhan di sejumlah daerah di Indonesia karena isinya yang mengandung hal sensitif.

    Isi puisi dari putri Presiden RI pertama, Soekarno tersebut dianggap telah menyinggung perasaan umat Islam. Sukmawati sendiri kemudian menyampaikan permintaan maafnya, terutama kepada umat Islam.

    Menyikapi puisi kontroversial Sukmawati yang dibacakan pada ajang Indonesia Fashion Week 2018, Rabu (28/3/2018) tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat meminta kepada seluruh umat Islam untuk tetap menjaga kondusifitas.

    "Marilah, kita sama sama menjaga kondusifitas dengan menjaga kemaslahatan umum, katakan negara ini daripada memperkeruh kan yang kecil kecil," ujar Ketua MUI Jawa Barat Rachmat Syafei saat ditemuai di Kantor MUI Jawa Barat, Jalan L.L.RE. Martadinata, Kota Bandung, Jumat (5/4/2018)

    Menurut Rachmat, MUI Jabar sudah menyerahkan sepenuhnya kepada MUI Pusat karena kasusnya berskala nasional. “Kami mengikuti MUI Pusat, kita tuntun, bahasanya kalau (Sukmawati) sudah maaf, kita maafkan dan urusan tadi, tentu kalau dosa, tanggungjawab individu antara dia dengan Allah," ujarnya

    Terkait ada wacana aksi di Jakarta, Rachmat mengatakan itu semua hak masyarakat dalam menyampakan aspirasi dan pandangan. Untuk itu Rachmat mengimbau kepada peserta aksi unjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi dengan cara santun sesuai peraturan yang ada.

    "Mereka juga tahu bahwa mereka punya hak menyampaikan seperti itu. Jangan sampai anarkis, bahasa agamanya itu sudah muqtadin, melampaui batas, kalau sudah melampaui batas itu, sudah kedzoliman," tutup Rachamat.(*)

    Oleh: abdul basir / fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Emil Akan Panggil PT Agronesia
    PT Agronesia Diduga Tilep Dana BPJS Rp3,6 Miliar
    Emil Harus Segera Rombak Birokrasi Pemprov Jabar
    Baru 2 Pekan jadi Gubenur, Emil Dapat Penghargaan
    Tim Sinkronisasi Usulkan 742 Program pada Emil
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google