web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Warga Indramayu Tolak PLTU Batu Bara
    JuaraNews/Abdul Basir. Warga menggelar aksi menolak PLTU Batu Bara.

    Warga Indramayu Tolak PLTU Batu Bara

    JuaraNews, Bandung - Puluhan warga yang tergabung dalam Jaringan Tanpa Asap Batubara Indramayu (Jatayu) mendatangi Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat di Jalan Naripan, Kota Bandung, Selasa (3/4/2018).

    Kedatangan massa Jatayu tersebut untuk menyampaikan aspirasi mereka yang menolak pembangunan proyek PLTU Batubara di Indramayu.

    "Kami menuntut hak manusia, tolong batalkan pembangunan PLTU Batubara karena tidak sesuai dengan peraturan," ujar Tarsida (57), seorang warga terdampak PLTU Batu Bara asal Desa Mekarsari, Indramayu.

    Ia mengaku, lokasi PLTU juga disebut terlalu dekat dengan permukiman warga. Jika tidak dibatalkan akan berdampak buruk bagi ekologi, termasuk kesehatan masyarakat sekitar wilyah PLTU.

    "Jaraknya ke permukiman warga cukup berdekatan. Asap pabriknya berbahaya untuk kesehatan manusia, baju jadi berwana kuning, limbahnya juga bisa mencemari lahan pertanian," ucapnya

    Tarsida mengatakan, bahwa masyarakat menuntut proyek dihentikan karena warga memenangkan tuntutan di PTUN.

    "Kemarin sudah menang, kami menuntut, PLN mengajukan banding. Pengennya masyarakat hargai hukum yang berjalan dong, karena belum incracht, kok bisa proyek berjalan?" tutupnya.(*)

    Oleh: abdul basir / fan

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Banyak Manfaat Didapatkan Dari Sungai Citarum
    Pentahelix, Jurus Baru Citarum Harum
    Alumni Pesantren Persis Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin
    Emil Optimis Penanganan Citarum Harum Lebih Cepat
    Cipayung Kota Bandung Gelar Aksi Solidaritas

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.