web stats service from statcounter

Hot News


  • Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    • 17 September 2019 | 17:33:00 WIB

    PULUHAN mahasiswa yang tergabung dalam Poros Revolusi Mahasiswa Bandung melakukan unjukrasa menolak Revisi UU KPK di depan Gedung DPRD Jawa Barat.

Inspirasi


    Di Jabar,UN 100% Berbasis Komputer tanpa Kebocoran
    net Ahmad Hadadi

    Di Jabar,UN 100% Berbasis Komputer tanpa Kebocoran

    JuaraNews, Bandung - Kepala Dinas Pendidikan Jabar Ahmad Hadadi mengatakan, Ujian Nasional SMA/SMK/MA di Jabar yang serentak digelar mulai Senin (2/4/2018) dipastikan 100% berbasis komputer.

    Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) setingkat SMA dibagi ke dalam 3 tahap, pertama dikhususkan untuk SMK sampai 5 April 2018. Lalu untuk SMA/MA pada 9-12 April, dan terakhir 23-26 April untuk SMP.

    Total siswa yang mengikuti UNBK tahun ini ialah 63.845 siswa, dan sekolah yang menyelenggarakan ada 6.437 sekolah se Jabar. Jumlah komputer yang disediakan yakni 26.965 dan Servernya sebanyak 8.816.

    Hadadi mengatakan, pengambilan soal UNBK dilakukan dengan cara mendownload dari server Kemendikbud, lalu dilakukan sinkronisasi antara Kemendikbud dengan sekolah.
    "Alhamdulillah secara teknis kami sudah menyiapkan komputer dan SDM dan juga untuk command center sehingga kami pantau dari detik ke detik ketika ada persoalan teknis kami akan ketahui," ungkap Hadadi saat meninjau pelaksanaan UNBK di Kampus SMKN 12 Bandung, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Senin (2/4/2018).

    Hadadi punn menegaskan, penyelenggaraan UNBK aman dari kebocoran soal. Sebab, pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi sejak jauh-jauh hari. Bila ada pihak yang membocorkan, akan dikenakan sanksi berat.

    "Kami membuat fakta integritas dan kedua ketika download soal hanya orang tertentu yang sudah kami buatkan perjanjian sehingga dia tidak main-main dan ada di server sekolah. Hanya di server sekolah, tidak di tempat lain, jadi jika ada yang bocor akan ketahuan sekolah mana dan siapa yang membocorkan. Dan ini sanksinya berat karena ini sanksi nasional," paparnya.

    Dia mengatakan, sejauh ini belum ada kendala berarti. Sempat ada laporan listrik mati di salah satu sekolah, tapi sudah bisa atasi. Beberapa sekolah besar, katanya sudah dipasangi genset agar tak terganggu listrik mati. "Sehingga diharapkan untuk masalah teknis bisa diselesaikan dengan segera," katanya. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    Pemprov Jabar Dorong Percepatan Tol Cisumdawu
    DPRD Jabar Usulkan Penambahan Pimpinan
    DPRD Jabar Umumkan Calon Pimpinan Dewan 2014-2024
    Emil Setuju Nama BIJB jadi Bandara Habibe

    Editorial