web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

  • Fokus Seorang Pemimpin
    Fokus Seorang Pemimpin

    MENJADI pemimpin adalah kesempatan berharga karena tidak semua orang berkesempatan menjadi pemimpin dalam suatu entitas bisnis.

    Akui Elektabilitas Rendah, Emil Lepas Purwakarta
    net Ridwan Kamil

    Akui Elektabilitas Rendah, Emil Lepas Purwakarta

    JuaraNews, Jakarta - Calon gubernur (Cagub) Jabar Ridwan Kamil mengakui, masih ada sejumlah daerah yang mesti digenjot untuk meningkatkan elektabilitasnya dalam memenangkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018.

    Dalam sejumlah survei, elektabilitas Emil yang berpasangan dengan Cawagub Uu Ruzhanul Ulum memang masih berada di atas pasangan calon lainnya. Pasangan Ridwan-Uu (Rindu) bersaing ketat dengan pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (Deddy-Ded), meninggalkan 2 pasangan lainnya Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) dan Tb Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah).

    Dalam hasil survei Indo Barometer pada 20-23 Januari 2018 lalu, Rindu unggul dengan elektabilitas mencapai 44,8 persen dan Deddy-Dedi 27,9 persen. Lalu pada survei berikutnya yang dilakukan Litbang Kompas pada 19 Februari-4 Maret 2018, giliran Deddy-Dedi unggul dengan elektabilitas 42,8 persen, sedangkan Rindu 39,9 persen.

    Emil mengakui cukup merasa kesulitan menggenjot pemilih di wilayah Pantura. Bahkan, ada beberapa wilayah yang dilepasnya atau dibiarkan menjadi milik lawannya. Seperti Kabupaten Purwakarta yang menjadi basis pemilih Deddy-Dedi. "Purwakarta saya lepas," kata Emil di Jakarta, Kamis (22/3), dikutip merdeka.com.

    Elektabilitas Rindu di Purwakarta memang rendah karena Purwakarta merupakan wilayah Cawagub Dedi Mulyadiyang merupaka Bupati Purwakarta 2 periode. Dari hasil survei di Purwakarta, elektabilitas Emil hanya 16 persen kalah jauh dari Dedi Mulyadi sebesar 47 persen.

    Kendati demikian, Emil meyakini 2/3 wilayah Jabar bisa dimenangkannya pada Pilkada serentak nanti. Dan Emil akan terus menggenjot elektabilitasnya dan pasangan Rindu di wilayah yang masih rendah elektabilitasnya. "Bekasi, Karawang, Purwakarta, Kuningan kalah. Beda 10 persen (dari pasangan Deddy-Ded)," ujar Emil.

    Kendati begitu, Emil tak menjadikan survei sebagai tolok ukur segalanya. Menurutnya, 70 persen pemilih baru akan menentukan sekitar 1 bulan sebelum pencoblosan. "Kalau sekarang-sekarang ini belum mewakili," tandas Emil.

    Saat ini, wali Kota Bandung ini tengah fokus membagi tugas dengan cawagubnya, Uu Ruzhanul. Emil tetap menggarap wilayaj perkotaan, sementara Uu yang merupakan wakil ketua DPW PPP Jabar itu bagian desa dan pesantren. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Usai Dicekoki Miras, Siswi SMP di Garut Diperkosa
    Ponpes Al Fadiliah Ciamis Terbakar di Siang Hari
    Tabrak Mobil Boks, Pemotor Tewas di Lokasi
    Dalam 4 Bulan, 43 Tewas di Jalanan Tasikmalaya
    Jalan Bandung-Cianjur Masih Tertutup Tanah Longsor
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Pilih Pemimpin yang Amanah
      Pilih Pemimpin yang Amanah

      PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 yang akan dihelat pada 27 Juni 2018, kini sudah memasuki tahapan kampanye.

      Advertisement On Google