web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Penjual Kartu Seluler Prabayar di Tasikmalaya Demo
    net

    Penjual Kartu Seluler Prabayar di Tasikmalaya Demo

    JuaraNews, Tasikmalaya - Pemilik outlet kartu selular prabayar melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Tasikmalaya, Senin (18/3/2018). Aksi itu didasari keberatan atas aturan registrasi kartu selular dengan pembatasan satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk tiga kartu. 

    Mereka menyerukan lima pernyataan sikap. Di antaranya, mendukung registrasi kartu prabayar secara valid sesuai identitas, menolak pembatasan satu NIK untuk tiga kartu perdana, pemerintah yakni Kemenkominfo telah membohongi outlet seluler.

    Kemudian menuntut Kemenkominfo bertanggung jawab menjamin keamanan data pribadi masyarakat, dan memohon kepada presiden agar turun tangan menyelesaikan, demi keberlangsungan selaku UMKM yang jadi sumber penghidupan lima juta masyarakat Indonesia. 

    Ketua TOP-T Priangan Timur Hermansyah menuturkan, sejak aturan pembatasan registrasi kartu 1 NIK 3 kartu, hampir seluruh outlet kartu perdana merugi. Penghasilan mereka menurun drastis hingga 40 persen karena konsumen menilai registrasi dengan membawa KTP dan NIK sesuatu yang rumit. 

    "Kami mendukung program registrasi kartu secara calid, namun aturan pembatasan 1 NIK 3 kartu perdana itu perlahan membunuh usaha kami," ungkapnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Emil Minta Program Keagaamaan Terus Dilanjutkan
    Diperiksa 21 Jam, Status Inneke Masih Saksi
    PPBN Pramuka Bentuk Generasi Muda Patriotik
    Proyek Bendungan Leuwikeris Paket 1 Sudah 30%
    Pemprov Cairkan Bonus untuk Atlet Paralimpik
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Memilih
      Selamat Memilih

      PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 resmi dihelat Rabu, 27 Juni 2018 ini.

      Advertisement On Google