web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Pemilih di Kota Bandung Capai 1,65 Juta Orang
    net Rifki Alimubarok

    Pemilih di Kota Bandung Capai 1,65 Juta Orang

    JuaraNews, Bandung - KPU Kota Bandung menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang akan mengikuti Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018 di Kota Bandung sebanyak 1.650.333 orang.

    Penetapan tersebut dilakukan dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilihan Sementara (DPS) Kota Bandung untuk Pilgub Jabar dan Pilwalkot Bandung 2018 di Hotel Papandayan, Jalan Gatot Subroto Kota Bandung, Jumat (16/3/2018).

    Ketua KPU Kota Bandung Rifki Alimubarok mengatakan, sebanyak 1,65 juta pemilih itu tersaring dan berubah dari Data Penduduk Pemilih Potensial (DP4) menjadi DPS. Dengan rincian 1.650.333 DPS, berkomposisi laki-laki 821.944 dan perempuan 828.389. Jumlah DPS ini sendiri belum diresmikan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) karena akan ada masa perbaikan DPS sampai April 2018. Warga Kota Bandung akan memilih di 4.412 TPS yang tersebar di 151 kelurahan. 

    Rifki mengatakan, jumlah pemilih pada Pilkada serentak 2018 ini meningkat dibanidng pada Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 lalu. "Ada peningkatan, kalau jumlah pemilih tahun 2014 sekitar 1,6 juta, sekarang 1,65 juta, sekitar 50 ribuan (kenaikannya)," ujar Rifki seusai rapat pleno.

    Kenaikan ini disebabkan beberapa faktor, salah satunya adanya pemilih pemula yang sudah bisamemilih dan pemilih baru yang baru datang ke Koya Bandung ataupun dari anggota TNI/Polri yang memasuki masa pensiun.

    "Itu berarti pemilih pemula baru atau baru seperti TNI/Polri (pensiun), atau bisa saja pemilih yang keluar dan pindah domisili. Jadi balance ada yang keluar dan masuk," ujar Rifki.

    27 Pemilih Belum Miliki e-KTP

    Sementara itu, dari hasil pencocokan dan penelitian (Coklit), KPU menemukan 27 ribu calon pemilih tidak memiliki eKTP yang merupakan syarat untuk memilih pada 27 Juni 2018 mendatang.

    Rifki menegaskan, timnya akan berkoordinasi dengan Disdukcapil Kota Bandung untuk melakukan perekaman kepada 27 ribu warga Kota Bandung tersebut. "27 ribu orang itu akan diserahkan ke Disdukcapil agar Disdukcapil dapat memastikan bahwa 27 ribu orang itu penduduk Kota Bandung," tandas Rifki.

    Rifki berharap, ke-27 ribu penduduk itu bisa menggunakna hak pilihnya. Namun, Rifki menyadari waktu dari Maret sampai April tidak akan cukup untuk melakukan perekaman bagi 27 ribu pemilih yang belum memiliki e-KTP.

    "Kami minta data ke Disdukcapil, itu betul betul penduduk Kota Bandung. Kami minta validasi Disdukcapil kalau tidak semuanya tidak terekam, kami ingin minta validasinya bener atau tidak itu warga Bandung," pungkasnya Rifki. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Wali Kota Bandung Terpilih Dilantik 20 September
    Hasil Quick Count, Oded-Yana Menang 51,4%
    Ini Dia Data dan Fakta Pilwalkot Bandung 2018
    Debat Kedua Pilwalkot Bandung Digelar Malam Ini
    Ini Paparan Visi-Misi Cawalkot pada Debat Publik
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google