web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Warga Garut Keluhkan Akses Puskesmas yang Jauh
    net

    Warga Garut Keluhkan Akses Puskesmas yang Jauh

    JuaraNews, Garut - Warga Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, masih sulit mendapatkan pelayanan kesehatan. Ini dikarenakan akses ke Puskesmas Banjarwangi yang merupakan puskesmas terdekat sangat jauh sehingga ongkosnya sangat mahal.

    Kepala Desa Bojong, Iman Mulyaman mengakui, warganya jadi enggan periksa kesehatan ke Puskesmas karena tidak punya ongkos. Untuk mencapai Puskesmas Banjarwangi, warganya harus mengeluarkan Rp 35.000,00 untuk membayar ongkos ojek sekali jalan. Jadi kalau pulang pergi, harus sedia uang Rp 70.000,00.

    "Lokasi desa kami memang agak terpencil. Belum ada angkutan umum yang lansung menuju desa kami kecuali ojek jadi kalau mau ke puskesmas ongkosnya mahal,” ucapnya, Senin (12/3/2018).

    Dia menyebutkan, untuk pengobatan penyakit, warga selama ini hanya membeli obat yang dijual bebas di warung. Hal itu dianggap lebih praktis.

    Seperti diungkapkan seorang warga, Ilah (60), Puskesmas Banjarwangi terlalu jauh, warga jadi malas kalau harus ke sana. Kalau menderita penyakit ringan, alternatinya beli obat di warung. Selain itu, warga paling berharap ada ada pengobatan gratis untuk mengetahui penyakit lainnya.

    “Kalau berobat itu ongkos ojegnya jadi lebih mahal daripada biaya diperiksa,” tuturnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Jabar Butuh 1.500 Penerbangan untuk Layani Umrah
    Emil Ingin Jabar Jadi Provinsi Kopi Terbaik Dunia
    Ngopi Saraosna Gratis Sambil Nikmat Hiburan
    Festival Ngopi Saraosna Vol 6 Resmi Dibuka
    Netralitas ASN Isu Penting dalam Pemilu 2019
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google