web stats service from statcounter

Hot News

  • Rumah James Riady Digeledah KPK
    Rumah James Riady Digeledah KPK
    • 18 Oktober 2018 | 09:58:00 WIB

    BUNTUT penangkapan Bupati Bekasi oleh KPK, rumah CEO Lippo Group James Riady digeledah lembaga anti rasuah tersebut.

Inspirasi

    Editorial

      Penanganan Tanggap Darurat Bencana Masih Lemah
      net Daddy Rohanady

      Penanganan Tanggap Darurat Bencana Masih Lemah

      JuaraNews, Bandung - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jabar Daddy Rohanady mengatakan, hampir semua wilayah Jabar masuk zona rawan bencana, baik banjir maupun tanah longsor.

      Karena itu, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan, demikian pula stake holder harus siaga mengantasipasi dan melakukan tanggap darurat bencana.

      "Karena bencana alam tidak dapat dipastikan tapi diketahui dari tanda-tandanya, seperti, hujan yang deras dan lebat, gunung dan perbukitan yang sudah gundul atau beralih fungsi," ujar Daddy di Kantor DPRD Jabar, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Sabtu (10/3/2018).

      Daddy mengatakan, pada 2018 sudah cukup banyak bencana alam yang terjadi di kabupaten/kota di Jabar, baik berupa banjir maupun tanah longsor.

      "Untuk itu, masyarakat dan stakeholder harus waspada dan bersiap-siap menghadapi semua itu," kata Daddy.

      Tahun 2018 ini, bencana banjir dan tanah lonsor sudah terjadi di beberapa daerah di Jabar, seperti di Kabupaten Kuningan, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupatan Cirebon, dan Kota Cirebon.

      "Peristiwa yang sudah melanda daerah-daerah tersebut di atas, harus disikapi oleh masing-masing pemerintah daerah baik kabupaten/kota maupun Pemprov," tandasnya.

      Walau Jabar termasuk daerah merah rawan bencana, tetapi antisipasi terkait tanggap darurat bencananya rendah, terutama soal dana.

      "Jadi penanganan bencana kesannya lambat, menurut saya, dan harus didorong bagaimana secepatnya. Kalau terkait dengan jalan, relative lebih cepat ketika ada longsoran tanah butuh mobilisasi alat berat dan sebagainya, juga agak kurang sigap menurut saya, seharusnya seperti itu, ada alat berat yang standy atau mudah sekali dimobilisasi untuk bantuan secepatnya," papar Daddy.

      "Kalau sedang mengerjakan jalan, geser dulu bereskan dulu seperti itu. Itu menjadi skala prioritas, utamakan itu urusan kemanusian. Itu menyangkut nyawa manusia," ujar politisi Gerindra dari dapil Kabupaten/kota Cirebon dan Indramayu ini. (*)

      Oleh: abdul basir / den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Paripurna DPRD Jabar Bahas Perubahan Tatib
      Anggaran Program Rutilahu Jabar Akan Dinaikkan
      DPRD Harap Sinegitas dengan KPU Tetap Berjalan
      BUMD Jabar Diharapkan Berkontribusi pada PAD
      DPRD Apresiasi Program Jabar Quick Response
      Berita Terdahulu

      Gedung Sate

      • Humas Jabar Luncurkan Program Japri
        Humas Jabar Luncurkan Program Japri

        HUMAS Jabar meluncurkan program dialog publik bertajuk Jabar Punya Informasi (Japri) di Area Taman Barat Gedung Sate, Kamis (27/09/2018).

        Advertisement On Google