web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Editorial

    • Mari Kita Berkurban
      Mari Kita Berkurban

      SEKITAR 2,1 miliar umat muslim di seluruh dunia serentak memeringati Hari Raya Idul Adha yang pada 2019 ini jatuh pada hari Rabu (22/8/2018).

      Penanganan Tanggap Darurat Bencana Masih Lemah
      net Daddy Rohanady

      Penanganan Tanggap Darurat Bencana Masih Lemah

      JuaraNews, Bandung - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jabar Daddy Rohanady mengatakan, hampir semua wilayah Jabar masuk zona rawan bencana, baik banjir maupun tanah longsor.

      Karena itu, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan, demikian pula stake holder harus siaga mengantasipasi dan melakukan tanggap darurat bencana.

      "Karena bencana alam tidak dapat dipastikan tapi diketahui dari tanda-tandanya, seperti, hujan yang deras dan lebat, gunung dan perbukitan yang sudah gundul atau beralih fungsi," ujar Daddy di Kantor DPRD Jabar, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Sabtu (10/3/2018).

      Daddy mengatakan, pada 2018 sudah cukup banyak bencana alam yang terjadi di kabupaten/kota di Jabar, baik berupa banjir maupun tanah longsor.

      "Untuk itu, masyarakat dan stakeholder harus waspada dan bersiap-siap menghadapi semua itu," kata Daddy.

      Tahun 2018 ini, bencana banjir dan tanah lonsor sudah terjadi di beberapa daerah di Jabar, seperti di Kabupaten Kuningan, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupatan Cirebon, dan Kota Cirebon.

      "Peristiwa yang sudah melanda daerah-daerah tersebut di atas, harus disikapi oleh masing-masing pemerintah daerah baik kabupaten/kota maupun Pemprov," tandasnya.

      Walau Jabar termasuk daerah merah rawan bencana, tetapi antisipasi terkait tanggap darurat bencananya rendah, terutama soal dana.

      "Jadi penanganan bencana kesannya lambat, menurut saya, dan harus didorong bagaimana secepatnya. Kalau terkait dengan jalan, relative lebih cepat ketika ada longsoran tanah butuh mobilisasi alat berat dan sebagainya, juga agak kurang sigap menurut saya, seharusnya seperti itu, ada alat berat yang standy atau mudah sekali dimobilisasi untuk bantuan secepatnya," papar Daddy.

      "Kalau sedang mengerjakan jalan, geser dulu bereskan dulu seperti itu. Itu menjadi skala prioritas, utamakan itu urusan kemanusian. Itu menyangkut nyawa manusia," ujar politisi Gerindra dari dapil Kabupaten/kota Cirebon dan Indramayu ini. (*)

      Oleh: abdul basir / den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      DPRD Minta Pemprov Lanjutkan Bangun Infrastruktur
      DPRD Ingin Pembangunan Bikin Masyarakat Nyaman
      HUT ke-73 RI Momentum untuk Introspeksi
      PAW, Eni Rif'ati Rachman Gantikan Alm Sunatra
      DPRD Jabar Terima Audiensi BEM SI
      Berita Terdahulu

      Gedung Sate

        Advertisement On Google