web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Kapolda Minta Bijak Menerima Informasi dari Medsos
    net

    Kapolda Minta Bijak Menerima Informasi dari Medsos

    JuaraNews, Purwakarta – Informasi dari media sosial yang berbau fitnah atau kebencian harus disaring. Untuk itu Kapolda Jabar Agung Budi Maryoto meminta pada para ulama dan tokoh masyarakat Kuntuk memberikan ceramah yang menyejukkan dan saling menghormati satu sama lain, meski berbeda agama dan suku.

    "Pada era media sosial seperti ini, fitnah atau ujaran kebencian mudah sekali‎ menyebar. Bahaya kalau fitnah sudah menyebar seperti terjadi di Suriah,” ucapnya di Taman Maya Datar, Komplek Setda Kabupaten Purwakarta, Kamis (8/3/2018).

    Selain Suriah, lanjut Agung‎ kini akibat fitnah di media sosial Bangladesh dalam keadaan darurat. Di sana menurutnya kini bisa terjadi perang antar pemeluk Islam dan Budha.

    "Hal tersebut bisa dihindari jika kita saling menghormati. Beruntung di Indonesia ada FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama)," tegasnya.

    Oleh karenanya harus ada tindakan-tindakan preventif untuk menghindari konflik ini. Teruslah memberikan pengarahan pada generasi muda bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar. Selain itu berikanlah penjelasan dari Bhinneka Tunggal Ika.

    “Sehingga dengan demikian kita bisa menghindari perpecahan di Negara ini,” imbuhnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    UF Kembali Dapat Dukungan Dapil 3 Jabar
    Iriawan: Maknai HUT RI dengan Aksi Nyata
    Indonesia Jadi Tujuan Melanjutkan Pendidikan
    PT KAI Siap Sukseskan Asian Games 2018
    Aher tak Bisa jadi Calon Wakil Gubernur DKI
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Dirgahayu Republik Indonesia
      Dirgahayu Republik Indonesia

      PADA 17 Agustus 2018, Indonesia merayakan hari kemerdekaannya yang ke-73 tahun. Memeringati terbebasnya bangsa Indonesia dari penjajahan.

      Advertisement On Google