web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Longsor di Kota Sukabumi Terjang Dua Kecamatan
    net

    Longsor di Kota Sukabumi Terjang Dua Kecamatan

    JuaraNews, Sukabumi – Sepanjang dua hari terakhir bencana tanah longsor di Kota Sukabumi terus terjadi dan meluas. Kali ini menyergap permukiman warga yang tersebar di dua kecamatan berbeda.

    Titik bencana yang sebelumnya hanya terjadi di dua titik berbeda, kini bertambah menjadi empat titik yang berada di areal merah potensi bencana.

    Dari data yang diperoleh Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kota Sukabumi, tercatat bahwa bencana terjadi di Kecamatan Cikole, Cibeureum, dan Citamiang.

    Khusus bencana di Kampung Cileles, RT 05 RW 06, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, menyebabkan 6 unit rumah warga terancam tertimba material bencana. Begitupun di Gang Samsi, dua unit warga mengalami kondisi serupa.

    Sementara di Kecamatan Citamiang, tebing yang berada tidak jauh dari permukiman warga ambles. Material tanah tebih sempat menimbun sungai sehingga air sungai meluap. Begitupun bencana banjir di Desa Limusnunggal menyebabkan 1 unit rumah warga sempat terendam air setinggi 20 cm.

    Di Kelurahan Cisarua, puluhan warga yang tergabung relawan Rukun Warga Siaga Bencana melakukan proses evakuasi pemukiman warga yang terpapar bencana alam. "Longsor susulan bisa saja terjadi. Untuk itu kami antisipasi sedini mungkin agar tidak menimbulkan korban jiwa,” tutur Lurah Cisarua, Wawan Ridwan. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Polisi Tembak Seorang Terduga Teroris di Subang
    Pemprov Jabar Dorong Pembebasan Lahan Tol Bocimi
    Iriawan Minta Percepat Efektivitas BIJB Kertajati
    Kampanye Hitam Serang Deddy-Dedi, Ini Kata AHY
    AHY: Nyaris Kalah Lebih Baik dari Nyaris Menang
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.

      Advertisement On Google