web stats service from statcounter

Gedung Sate

    Hot News

    Inspirasi

    • Fokus Seorang Pemimpin
      Fokus Seorang Pemimpin

      MENJADI pemimpin adalah kesempatan berharga karena tidak semua orang berkesempatan menjadi pemimpin dalam suatu entitas bisnis.

      KPU Disentil, Warga Tak Merasakan Gaung Kampanye
      istimewa

      KPU Disentil, Warga Tak Merasakan Gaung Kampanye

      JuaraNews, Bandung Barat - Masyarakat di Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih banyak yang belum tahu jika saat ini tengah berlangsung tahapan kampanye calon baik Pilbup KBB maupun Pilgub Jabar. Mereka tidak merasakan 'aura' kampanye seperti yang dulu pernah dilihatnya ketika banyak calon membawa masa pendukungnya dengan kendaraan dan hilir mudik dijalanan. 

      "Kampanye sekarang tidak terasa, saya malah ga tahu kalau sekarang lagi musim kampanye. Soalnya jarang liat ada orang pake baju partai mau berangkat kampanye pake motor kaya zaman dulu," kata warga Permata, Ngamprah, KBB, Didin Syarifudin, 38.

      Komisioner KPU KBB Divisi Teknis Adi Saputra menyebutkan, berdasar tahapan PKPU 1 tahun 2017 masa kampanye dimulai pada 15 Februari 2018. Namun tahapan saat ini memang masih dalam kampanye tertutup sementara kampanye terbuka baru dilakukan pada 10-23 Juni 2018. 

      Sangat beralasan jika warga yang tidak didatangi oleh calon merasa tidak ada kampanye. Sebab pada saat kampanye tertutup ini pihaknya memang minta agar para paslon tidak mengerahkan massa secara berlebihan. "Pada kampanye tertutup ini diminta dilakukan di ruang tertutup atau bisa secara bergerilya," ucapnya. 

      Terpisah Ketua Pusat Kajian Politik Ekonomi dan Pembangunan (Puskapolekbang) KBB Holid Nurjamil melihat, tidak terasanya kampanye oleh warga dikarenakan para calon menggunakan metode kampanye blusukan. Sehingga wajar jika hingar bingar kampanye tidak terlalu terdengar. Kondisi itu juga diperparah dengan pola pembagian zonasi kampanye serta soaialisasi KPU KBB yang masih terlihat kurang menyentuh ke masyarakat lapisan terbawah. 

      "Pilkada sekarang ini aturannya ketat, kampanye dibatasi, pencetakan baliho juga diatur oleh KPU. Ini yang membuat kampanye jadi tidak gereget sehingga masyarakat juga tidak kenal dengan para calon pemimpinnya," tuturnya. (*)

      yan

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Cawagub dari PDIP Janji Berantas Pungli di Jalanan
      Paslon Hasanah Siap Perhatikan Santri Berprestasi
      Paslon Kado Banjir Dukungan dari Kiai Muda KBB
      KPU Purwakarta Terima 669.835 Surat Suara
      Panwas Pantau Politik Uang saat Puasa dan Lebaran
      Berita Terdahulu

      Editorial

      • Marhaban Ya Ramadan
        Marhaban Ya Ramadan

        DATANGNYA bulan suci Ramadan ini begitu istimewa bagi kaum muslimin. Banyak makna yang terdapat di Bulan Puasa ini.

        Advertisement On Google

        Pilwalkot Bandung 2018