web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Polrestabes Layani Pembuatan SIM A Umum Bersubsidi
    net ilustrasi

    Polrestabes Layani Pembuatan SIM A Umum Bersubsidi

    JuaraNews, Bandung - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggelar program pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) A Umum bersubsidi selama sebulan, termasuk di Kota Bandung yang dipusatkan di Polrestabes Bandung, Jalan Merdeka Kota Bandung.

    Program yang digelar di 10 kota tersebut, diperuntukan bagi para pengemudi transportasi umum, khususnya taksi online. Selain di Bandung, program serupa digelar di Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Pekanbaru, Medan, dan Makassar. Kegiatan pembuatan SIM A Umum kolektif ini diawali di Jakarta pada 25 Februari 2018. Diwajibkannya SIM A Umum itu setelah angkutan sewa khusus atau taksi online sepakat masuk ke domain angkutan umum sesuai dengan UU No 22/2009 tentang Lalu Lintas.

    Dalam program tersebut, Kemenhub memberikan subsidi untuk proses pembuatan SIM bagi pemohon. Biaya pembuatan SIM A Umum yang merupakan pendapatan negara bukan pajak (PNBP) sesuai dengan UU yakni sebesar Rp225 ribu. Sedangkan subsidi diberikan Rp125 ribu, sehingga pemohon hanya dikenakan biaya Rp100 ribu.

    Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan, program subsidi dari Kemenhub ini merupakan bentuk kepedulian bagi para driver taksi, baik konvensional, maupun online yang disebut sebagai pejuang transportasi.

    "Bagi pengendara atau driver yang akan membawa penumpang tujuan komersial sudah seharusnya mempunyai SIM khusus. Alangkah indahnya kalau kita mengulurkan tangan dan mengajak mereka mematuhi peraturan yang sudah dibuat Kemenhub dan pihak kepolisian," ungkap Budi saat memantau langsung proses pembuatan SIM A Umum yang diikuti ratusan pengemudi online di Satlantas Polrestabes Bandung, Sabtu (3/3/2018).

    Untuk Kota Bandung sendiri, mendapatkan kuota pembuatan SIM A Umum bersubsidi ini sebanyak 200 pemohon. Namun jumlah tersebut masih bisa bertambah sesuai situasi dan kondisi.

    "Kita tidak memikirkan kuota, semua diberi kesempatan. Paling tidak, mereka memenuhi kualifikasi. Seperti di Jakarta kuotanya 600, tapi bisa nambah. Jadi ini sifatnya cair," ujar Budi.

    Budi mengatakan, Bandung merupakan kota ketiga yang dikunjunginya. Sebelum di Bandung, program ini berlangsung di Jakarta. Kegiatan serupa akan dilakukan di Jawa Timur. Total kuota yang diberikan untuk 10 kota ini diprediksi mencapai 50.000 pemohon dengan anggaran Rp10 miliar-15 miliar.

    Setelah program pembuatan SIM bersubsidi ini berjalan, Kemenhub akan membuat program lain, yakni pembuatan KIR gratis. Pola bantuannya serupa, yaitu diberikan porsi anggaran dari Kemenhub dan Corporate Social Responsibility (CSR). "Setelah ini akan ada program KIR gratis" terangnya.

    Diberitakan sebelumnya, kouta taksi online di Jabar yang ditetapkan pemerintah mencapai lebih dari 6.000 unit. Untuk wilayah Bandung Raya, yang meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan Sumedang sebanyak 4.542 unit. Wilayah Cirebon, yakni Kota/Kabupaten Cirebon, Kuningan, Majalengka, dan Indramayu sebanyak 1.343 unit.

    Selanjutnya wilayah Purwasuka, yakin Kabupaten Purwakarta, Subang, dan Karawang diberi jatah 527 kendaraan. Wilayah Kota/Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur sebanyak 723 unit. Untuk wilayah Kota/Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, Kabupaten Garut, Ciamis, dan Pangandaran sebanyak 574 Kendaraan. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Disdukcapil Kota Bandung Gelar Operasi Yustisi
    98,16% ASN Kota Bandung Bekerja Usai Cuti Lebaran
    Soal Deposito Pemkot, Wali Kota Dilaporkan ke KPK
    Total Zakat Fitrah di Kota Bandung Capai Rp37,8 M
    Dinsosnangkis Diingatkan Antisipasi PMKS 'Impor'
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.

      Info Kota

      Pilwalkot Bandung 2018