web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Februari 2018, Jabar Alami Inflasi 0,36%
    ilustrasi

    Februari 2018, Jabar Alami Inflasi 0,36%

    JuaraNews, Bandung - Provinsi Jabar mengalami inflasi sebesar 0,36% pada sepanjang Februari 2018 lalu.

    Kepala BPS Jabar Dody Herlando mengatakan, dari hasil pendataan harga yang meliputi 7 kota pantauan, Indeks Harga Konsumen (IHK) Gabungan di Jabar pada Februari 2017 mengalami inflasi 0,36 % atau terjadi kenaikan IHK dari 125,32 pada Januari 2017 menjadi 125,77 pada Februari 2017.

    Dengan demikian laju inflasi tahun kalender year to date (Januari-Februari 2018) sebesar 1,13% % dan laju inflasi dari tahun ke tahun year on year (Februari 2017Februari 2018) tercatat sebesar 3,49% %.

    Semua kota di Jabar mengalami inflasi meski menurun dibandingkan Januari lalu, yaitu Kota Bogor sebesar 0,34 %, Kota Sukabumi sebesar 0,38 %, Kota Bandung sebesar 0,38 %, Kota Cirebon sebesar 0,43%, Kota Bekasi sebesar 0,17 %, Kota Depok sebesar 0,57 %, dan Kota Tasikmalaya sebesar 0,31 %.

    "Masih ada tren inflasi, karena Februari memang beberapa komponen barang ada kenaikan. Tapi masih di bawah Januari yang mencapai 0,83%," ujar Dody saat jumpa pers di Kantor BPS Jabar, Jalan PHH Mustofa Kota Bandung, Kamis (1/3/2018).

    Inflasi tertinggi terjadi di kota Cirebon sebesar 0,60 % sementara inflasi terendah terjadi di Tasikmalaya sebesar 0,21%. Untuk jenis komoditi, kenaikan harga masih terjadi pada beras, cabe dan bawang merah. Sementara untuk harga daging dan telor justru mengalami penurunan harga.

    "Efek kenaikan harga BBM belum terasa, mungkin bukan depan. Meski bukan BBM bersubsidi yang naik, tetapi kenaikan BBM selalu berdampak pada kenaikan harga lainnya, khususnya transportasi," tuturnya.

    Dody menjelaskan, Inflasi tahun berjalan atau Januari dan Februari menjadi 1,19%, yang tergolong tinggi karena pemerintah menargetkan inflasi hingga akhir tahun hanya sebesar 3,5% plus minus 1. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    PT Pos Luncurkan Inovasi untuk Kaum Milenial
    Bjb Diminta Segera Gelar RUPS sebelum Tutup Tahun
    Tren Industri 4.0, PT Pos Fokus ke Bisnis Digital
    Jaringan Progresif 98 Soroti Depresiasi Rupiah
    Di Bandung, DFSK Targetkan 5% Penjualaan Glory 580
    Berita Terdahulu

    Editorial