web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

  • Fokus Seorang Pemimpin
    Fokus Seorang Pemimpin

    MENJADI pemimpin adalah kesempatan berharga karena tidak semua orang berkesempatan menjadi pemimpin dalam suatu entitas bisnis.

    Pemprov Percepat Pembangunan Masjid Al Jabbar
    istimewa//pemprov jabar Iwa Karniwa saat meninjau lokasi Masjid Al Jabbar

    Pemprov Percepat Pembangunan Masjid Al Jabbar

    JuaraNews, Bandung - Pemprov Jabar percepat pembangunan Masjid Provinsi Jawa Barat Al Jabbar di kawasan Gedebage, Kota Bandung.

    Percepatan dilakukan karena dalam tahap awal pembangunan terjadi keterlamatan akibat buruk cuaca yang melanda kawasan Bandung.

    Semula direncanakan penyelesaian pembangunan Masjid Al Jabbar bisa mencapai 6,3 persen pada 25 Februari 2018, namun kenyataannya hanya terealisasi 1,5 persen. Keterlambatan ini disebabkan adanya hambatan cuaca. Hujan besar yang sering turun sejak akhir 2017 menghambat proses pengerukan dan pemasangan tiang pancang.

    Pembangunan masjid yang akan menjadi terbesar kedua di Indonesia setelah Istiqlal tersebut rencanannya dikerjakan dalam 354 hari sejak pemasangan tiang pancang pertama oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan pada 21 Desember 2017 lalu.

    Guna mempercepat proses pembanguan, Pemprov Jabar mengajukan pembukaan akses Tol Padaleunyi di KM 149 untuk mempercepat distribusi peralatan dan material bangunan.

    "Nanti akses KM 149 dibuka. Ini dalam proses pengusulan ke Jasa Marga dan insya Allah, Jasa Marga akan merespons dengan baik dalam waktu yang relatif singkat," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Iwa Karniwa saat mengunjungi lokasi proyek pembangunan Masjid Al Jabbar, Selasa, 27 Februari 2018.

    Dengan dibukanya akses tol yang juga digunakan saat pembangunan Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) tersebut, Iwa berharap pengerukan dan pemasangan tiang pancang yang dibangun di 1.800 titik, bisa selesai dalam 2 bulan ke depan. "Sudah ada langkah signifikan untuk lakukan percepatan pembangunan," tambahnya.

    Iwa menerangkan, Masjid Al Jabbar didirikan di atas danau seluas 10 hektare. Setelah pengerukan untuk danau retensi dan pemasangan tiang pancang selesai, pengerjaan konstruksi bangunan masjid akan mulai dikerjakan di atasnya.

    "Ini kami bangun danau supaya kalau hujan di Gedebage ini tidak banjir dan kemarau tidak kekeringan, sehingga ada suplai air baku. Masyarakat sudah merespons ini dengan baik, sungguh di luar dugaan," kata Iwa.

    Pengerukan untuk membangun danau retensi, kata Iwa, dilakukan dengan cara memindahkan tanah atau disposal dari lokasi pembangunan masjid ke atas lahan yang telah disetujui pemiliknya sebagai lokasi pembuangan tanah.

    Pengangkutan menggunakan truk hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit ke lokasi pembuangan karena letaknya berdekatan dengan lokasi pembangunan. Ini pun meminimalisasi gangguan lalu lintas akibat aktivitas pengangkutan tanah ini.

    Setiap ban truk pengangkut tanah yang keluar proyek pembangunan dicuci terlebih dulu sehingga meminimalisasi ceceran tanah ke jalan umum. Sedangkan, bagian atas truk ditutup terpal agar tanah yang diangkut tidak berjatuhan ke jalan. Juga disiagakan pekerja untuk membersihkan jalan dari ceceran tanah. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Sasar 9 Juta Suara, Demiz Maksimalkan Mesin Partai
    Dilarang KPI, Demiz: Korbannya Tak Hanya Saya
    KPU Antisipasi Kompetisi Tinggi di Pilgub Jabar
    Asyik Penuhi Panggilan Bawaslu Jabar
    Aher Nikmati Pengalaman Ibadah Puasa Selama 20 Jam
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Marhaban Ya Ramadan
      Marhaban Ya Ramadan

      DATANGNYA bulan suci Ramadan ini begitu istimewa bagi kaum muslimin. Banyak makna yang terdapat di Bulan Puasa ini.

      Advertisement On Google