web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Disdik Targetkan UN Berbasis Komputer 2018 100%
    net Kadisdik Jabar Ahmad Hadadi

    Disdik Targetkan UN Berbasis Komputer 2018 100%

    • Selasa, 27 Februari 2018 | 07:15:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar Ahmad Hadadi optimistis seluruh SMK/SMK di Jabar bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada 2018 ini.

    Jika pada 2017 lalu, dari jumah SMA/SMK baik negeri maupu swasta di Jabar sebanyak 4 ribu sekolah, yang melaksanakan UNBK hanya sekitar 84 persen. Tahun ini Hadadi menargetkan 100 persen bisa menggelar UNBK.

    "Jumlah SMA/SMK di Jabar negeri dan swasta sekitar 4 ribu. Jumlah sekolah negerinya mencapai 756 sekolah. Kami menargetkan 100 persen sekolah tahun ini semuanya sudah UNBK. InsyaAllah kita optimistis dan sekolah sudah menyanggupinya," kata Hadadi di sela-sela launching ESEMK4 Smart Router di SMKN 4 Kota Bandung, Jalan Kliningan, Buahbatu Kota Bandung, Senin (26/2/2018).

    Hadadi mengungkapkan, memang tidak semua sekolah memiliki perangkat komputer untuk menggelar UNBK. Namun, hal ini sudah diantisipasi, yakni berkerja sama dengan SMP dan pihak ketiga melalui sistem sewa.

    "Kalau sekolah negeri, rata-rata sudah siap. Yang belum siap rata-rata sekolah swasta dan Madrasah Aliyah (MA)," katanya.

    Untuk pengadaan komputer di sekolah, jelas Hadadi, Disdik Jabar mengalokasikan anggaran sekitar Rp 47 milar, yakni untuk SMA sebesar Rp27 miliar dan SMK Rp20 miliar. "Inysa Allah pengadaannya keburu, kan UN-nya April. Sekarang kan e-katalog (lelang), jadi bisa cepat prosesnya," tandas. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Pemprov Jabar Akan Mendata Warganya yang Tertahan di Turki dan Jedah
    Segera, KOPDAR Gubernur dengan Instansi Vertikal di Wilayah Jabar
    PZU dan YBM Bedah 10 Rumah Tidak Layak Huni
    Oded : Pemerintah Indonesia Harus Serius Tanggapi Larangan Sementara Jamaah Umrah
    Pekerja dan Pemberi Kerja Wajib Ikut Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan