web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Ada Kasus Suap, Pilbup Garut Harus Tetep Sukses
    net Pjs Bupati Garut Koesmayadi Tatang Padmadinatan

    Ada Kasus Suap, Pilbup Garut Harus Tetep Sukses

    • Selasa, 27 Februari 2018 | 05:39:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Garut - Penjabat sementara (Pjs) Bupati Garut Koesmayadi Tatang Padmadinata menegaskan, Pemilihan Bupati (Pilbup) Garut 2018, harus berjalan sukses, meskipun oknum di 2 lembaga penyelenggara pemilu terjerat kasus gratifikasi.

    Soal pengungkapan kasus gratifikasi yang melibatkan Ketua Panwaslu Garut Heri Hasan Basri dan komisioner KPU Garut Ade Sudrajat, serta pemberi suap dari tim sukses pasangan calon, Diding tersebut, Koesmayadi menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kepada pihak kepolisian.

    "Dalam menyikapi kasus ini sendiri saya tetap berprasangka baik, agar proses hukum tetap berjalan dan Garut tetap kondusif dengan masyarakatnya berpikir dewasa," kata Koesmayadi kepada wartawan di Garut, Senin (26/2/2018).

    Dia menegaskan, kasus gratifikasi ini jangan sampai mengganggu jalannya pesta demokrasi dalam menentukan pemimpin Kabupaten Garut 5 tahun ke depan. "Proses demokrasi harus tetap berjalan dengan baik," tandasnya.

    Menurutunya, kasua yang menjerat 2 oknum pejabat lembaga penyelenggara pemilu tersebut harus segera diselesaikan sesuai hukum yang berlaku. Sementara masyarakat, harus menganggap kasus tersebut karena perbuatan orangnya atau oknum, bukan lembaga sehingga harus tetap ikut serta untuk menyukseskan Pilkada Garut.

    "Masalah yang sekarang sedang terjadi semuanya harus diselesaikan sesuai prosedur, dan kita ingatkan bahwa yang terjadi adalah aksi dari perorangan bukan dari lembaga," ucapnya.

    Koesmayadi berharap pasca-terkuaknya kasus ini, proses demokrasi tetap berjalan dengan baik. Dia mengaku diamanahi oleh Mendagri agar tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilbup Garut berada di angka 79 persen. Karena itu, pasca penangkapan tersebut, pihaknya akan melakukan banyak hal.

    Koesmayadi juga meminta para ASN untuk tidak menambah keruh suasana, tapi harus ikut menenangkan dalam situasi seperti sekarang ini. Para ASN harus bisa memberikan informasi yang mendewasakan untuk membedakan mana yang baik dan tidak.

    "Saya sudah menginstruksikan ASN agar memberikan informasi untuk menenangkan masyarakat dalam menyikapi kejadian tersebut. Jadi jangan menambah runyam permasalahan. Saya juga tentunya berharap agar media bisa memberitakan Garut dari yang baik-baiknya. Saya yakin di Garut ini masih banyak sekali informasi yang baik-baik," tuturnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Jokowi Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional
    Rumah James Riady Digeledah KPK
    Wagub Jabar Pastikan Gelar RUPS BJB November
    Soal Bupati Bekasi, Uu Konsultasi dengan Mendagri
    Jabar Butuh 1.500 Penerbangan untuk Layani Umrah
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google