web stats service from statcounter

Gedung Sate


  • Humas Jabar Luncurkan Program Japri
    Humas Jabar Luncurkan Program Japri

    HUMAS Jabar meluncurkan program dialog publik bertajuk Jabar Punya Informasi (Japri) di Area Taman Barat Gedung Sate, Kamis (27/09/2018).

    Hot News


    Inspirasi


    • Menikah dan Perjuangan
      Menikah dan Perjuangan

      SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

      Kasus Suap tak Pengaruhi Tahapan Pilbup Garut
      juaranews/abdul basir Kapolda dan Ketua KPU Jabar saat konferensi pers

      Kasus Suap tak Pengaruhi Tahapan Pilbup Garut

      • Senin, 26 Februari 2018 | 17:33:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung - Kasus gratifikasi dan suap yang melibatkan oknum Ketua Panwaslu dan komisioner KPU Garut, serta seorang tim sukses pasangan calon, tidak akan memengaruhi proses dan tahapan Pemilihan Bupati (Pilbup) Garut.

      Baik Panwaslu maupun KPU, sama-sama sudah melakukan konsolidasi, agar tahapan pilkada berjalan sesuai agenda.

      Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat mengungkapkan, selain melakukan konsolidasi, pihaknya juga berupaya mengembalikan kepercayaan masyarakat.

      "Meski saya merasa terpukul, kaget, dan berhadapan dengan opini publik, saya berkomitmen menegakkan supremasi hukum. Saya juga berterima kasih kepada Kapolda yang telah menyelamatkan demokrasi lokal dari pembajak yang ingin meraup keuntungan dengan cara melanggar hukum," ungkap Yayat saat menggelar konferensi pers bersama Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung, Senin (26/2/2018).

      Sebelumnya diberitakan, Ketua Panwaslu Garut Heri Hasan Basri dan komisioner KPU Garut Ade Sudrajat, ditangkap tim gabungan Satgas Anti Money Politic Mabes Polri bersama Satgasus Polda Jabar dan Polres Garut pada Sabtu (24/2/2018) lalu. Keduanya diduga menerima suap atau gratifikasi untuk meloloskan pasangan calon Pilbup Garut yang tak lulus verifikasi.

      Selanjutnya, penyidik Polda Jabar juga mengamankan seseorang yang diduga sebagai pemberi suap. Orang tersebut yakni Dd atau H Diding yang merupakan tim sukses pasangan calon independen Soni Sundari-Udin Nurdin. Ketiganya kini sudah ditahan di Mapolda Jabar.

      Yayat menegaskan kesiapannya membantu peyidik Polda Jabar dalam ngembangkan kasus ini. Yayat juga berjanji membawa persoalan ini ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) agar bisa melakukan pergantian antarwaktu (PAW) terhadap komisioner KPU yang terjerat masalah hukum ini.

      Pada kesempatan sama, Ketua Bawaslu Jabar Harminus Koto juga menjamin tahapan pilkada serentak di Kabupaten Garut tidak akan terganggu. Secara khusus, Harminur berkomitmen memberantas money politics.

      "Saya terpukul, anggota saya bisa dirayu. Tapi kami kooperatif terhadap proses selanjutnya," ujar Harminus.

      Jaminan kelancaran tahapan Pilbu Garut juga disampaikan Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto. "Kami bersama-sama KPU dan Bawaslu Jabar akan mengawal kelancaran pilkada, tidak saja di Kabupaten Garut tetapi juga di seluruh Jawa Barat," tegas Agung. (*)

      Oleh: abdul basir / den

      0 Komentar

      Tinggalkan Komentar


      Cancel reply

      0 Komentar


      Tidak ada komentar

      Berita Lainnya


      Ini Pemenang Pilkada Serentak 2018 di Jabar
      KPU Jabar Optismistis Tak Ada Gugatan ke MK
      Partisipasi Pemilih Meriah, KPU KBB Semringah
      Hengky Banjir Ucapan Selamat di Antaranya dari SBY
      Cabup KBB Nomor Urut Satu Elin, Tunggu Hasil KPU


      Editorial


      • Gong Xi Fa Chai
        Gong Xi Fa Chai

        SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.