web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Ketua Panwaslu dan Komisioner KPU Garut Ditangkap

    Money politics

    Ketua Panwaslu dan Komisioner KPU Garut Ditangkap

    • Minggu, 25 Februari 2018 | 07:24:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Tim gabungan dari Satgas Anti Money Politics Bareskrim Polri, Satgasda Jabar, dan Polres Garut menangkap Ketua Panwaslu Garut Heri Hasan Basri dan komisioner KPU Garut Ade Sudrajat, Sabtu (24/2/2018).

    Kedua penyelenggara Pemilu tersebut diamankan atas dugaan menerima suap untuk meloloskan salah satu pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Garut 2018.

    Direktur Reskrimum Polda Jabar Kombes Pol Umar Surya Fana membenarkan adanya penangkapan Heri dan Ade. Keduanya kini sudah diamankan di Mapolda Jabar untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

    "Benar beritanya seperti itu. Sekarang sedang dilakukan pemeriksaan di Polda Jabar," kata Umar saat dihubungi wartawan, Sabtu (24/2/2017).

    Dalam penangkapan itu, kata Umar, polisi mengamankan sejumah barang bukti. Dari Heri, disita 1 unit mobil Daihatsu Sigra warna putih bernomor polisi Z 1784 DY dan 3 unit ponsel. Sedangkan dari tangan Ade, yakni buku rekening, bukti transfer Rp10 juta dan 4 unit ponsel.

    Keduanya disangkakan melanggar Pasal 11 dan/atau 12 UU No 20/2001 tentang Perubahan atas UU No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta Pasal 3 dan 5 UU No 8/2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    SBY: Pemerintah, BIN, TNI, dan Polri Harus Netral
    SBY: Deddy-Dedi yang Terbaik & Mampu Pimpin Jabar
    Bawaslu Siap 'Melek' 24 Jam Awasi Pilkada di Jabar
    Kawal Pilkada di Jabar, Bawaslu Diminta Netral
    40 Persen Massa PPP Siap Dukung Deddy-Dedi
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.

      Advertisement On Google