web stats service from statcounter

Gedung Sate


  • Humas Jabar Luncurkan Program Japri
    Humas Jabar Luncurkan Program Japri

    HUMAS Jabar meluncurkan program dialog publik bertajuk Jabar Punya Informasi (Japri) di Area Taman Barat Gedung Sate, Kamis (27/09/2018).

    Hot News


    Inspirasi


    • Menikah dan Perjuangan
      Menikah dan Perjuangan

      SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

      Blusukan di Sukabumi, Demiz Pantau Harga di Pasar
      istimewa Demiz berbincang dengan pedagang Pasar

      Blusukan di Sukabumi, Demiz Pantau Harga di Pasar

      • Sabtu, 24 Februari 2018 | 22:46:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Sukabumi - Kampanye hari kedua di luar Kota Bandung, Calon Gubernur (Cagub) Jabar Deddy Mizwar melakukan pemantauan harga komoditas kebutuhan pokok masyarakat di beberapa pasar di wilayah Sukabumi, Jumat (23/2/2018).

      Mengawali kampanyenya, cagub Jabar nomor urut 4 ini melakukan sosialisasi di Pasar Pelita Sukabumi. Kemudian mengunjungi Pasar Cisaat dan Pasar Cibadak Sukabumi. Tidak hanya itu saja, pria yang dikenal dengan sapaan Jenderal Naga Bonar pun sempat mengunjungi para pasien di Rumah Sakit Kartika.

      Pelaksanaan kampanye di pasar tersebut cukup menghebohkan masyarakat, khususnya para pedagang dan pengunjung pasar. Terlebih mereka tidak menduga akan bertemu dengan Bang Jack yang diperankan Demiz dalam sinetron Para Pencari Tuhan.

      Tak ayal, Demiz menjadi perhatian masyarakat yang ada di sana. Bahkan masyarakat pun berebut untuk berfoto bersama, apalagi mayoritas mereka merupakan fans dari Bang Jack. Meski demikian, Wagub Jabar ini melayani permintaan para pedagang. Pada kesempatan Demiz pun berbincang soal perkembangan harga komoditas kebutuhan pokok masyarakat, seperti harga sayuran, saging Sapi, beras, dan lainnya.

      Kepada Demiz, Yani (32) pedagang sayuran di Pasar Ciwangi mengatakan, untuk komoditas sayuran saat ini cenderung stabil. Namun ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, seperti cabai rawit domba yang telah mencapai Rp55 ribu padahal idealnya seharga Rp40 ribu per kg. "Kenaikan harganya cukup lumayan, tapi itu masih dalam tahap kewajaran," ucap Yani.

      Soal kunjungannya ke sejumlah pasar di Sukabumi, Demiz menyebutkan,pasar merupakan lokasi yang strategis bagi perekonomian masyarakat. Sehingga perlu dipantau bagaimana kondisinya, khusunys soal harga komoditas kebutuhan masyarakat.

      "Harga komoditas kebutuhan pokok masyarakat harus dikontrol agar tetap stabil. Karena kalau tidak terkontrol bisa menimbulkan gejolak di masyarakat," kata Demiz.

      Demiz menjelaskan, sebetulnya saat ini sudah ada forum pengendali inflasi yang melakukan kontrol terhadap perkembangan harga kebutuhan masyarakat. Menurutnya, forum tersebut bisa dioptimalkan menjadi lebih baik. "Tentunya pengawasan harus dilakukan secara optimal," tandas Demiz.

      Terkait pelaksanaan kampanye kali ini, Demiz mengapresiasi sambutan hangat masyarakat kepadanya. Demiz mengaku tidak menduga respons masyarakat terhadap dirinya begitu besar. "Karena itulah untuk wilayah Sukabumi, saya targetkan suara bisa mencapai sekitar 70 persen," pungkasnya. (*)

      Oleh: abdul basir / den

      0 Komentar

      Tinggalkan Komentar


      Cancel reply

      0 Komentar


      Tidak ada komentar

      Berita Lainnya


      Ini Pemenang Pilkada Serentak 2018 di Jabar
      KPU Jabar Optismistis Tak Ada Gugatan ke MK
      Partisipasi Pemilih Meriah, KPU KBB Semringah
      Hengky Banjir Ucapan Selamat di Antaranya dari SBY
      Cabup KBB Nomor Urut Satu Elin, Tunggu Hasil KPU


      Editorial


      • Gong Xi Fa Chai
        Gong Xi Fa Chai

        SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.