web stats service from statcounter

Hot News


  • Pembangunan Kolam Gedebage Rampung  Akhir 2019
    Pembangunan Kolam Gedebage Rampung Akhir 2019
    • 20 Juni 2019 | 07:55:00 WIB

    KADIS PU Kota Bandung, Didi Ruswandi mengungkapkan, proses pembangunan kolam retensi Gedebage sudah memasuki tahap lelang. Targetnya rampung Akhir 2019 mendatang.

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    BPBD Jabar Respons Cepat Bencana Hidrometeorologi
    Istimewa Longsor di Kabupaten Bogor.

    BPBD Jabar Respons Cepat Bencana Hidrometeorologi

    • Sabtu, 24 Februari 2018 | 19:24:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Pemprov Jabar bergerak cepat dan berkoordinasi intensif dengan pemerintah kota/kabupaten menyusul terjadinya bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor di tujuh wilayah di Jabar pada 21-23 Februari 2018, dengan data terakhir Jumat (23/2/2018).

    Kejadian di tujuh wilayah tersebut adalah longsor di Kabupaten Subang (Kecamatan Sagalaherang) berdampak pada akses Jalan Sagalaherang-Kampung Nyalindung terganggu, longsor di Kabupaten Sumedang (Kecamatan Darmaraja, Kecamatan Jatigede, Kecamatan Cisitu) berdampak pada total dua unit rumah rusak sedang dan jalan penghubung desa tertutup longsoran, banjir di Kota Bandung (Kecamatan Astana Anyar) berdampak pada 142 rumah terendam, banjir di Kabupaten Bandung (Kecamatan Majalaya, Kecamatan Cileunyi, Kecamatan Dayeuh Kolot).

    Longsor, pergerakan tanah, dan banjir terjadi di Kabupaten Majalengka (longsor: Kecamatan Rajagaluh, Kecamatan Sindangwangi, Kecamatan Maja, Kecamatan Bantarujeg; pergerakan tanah: Kecamatan Bantarujeg, Kecamatan Lemahsugih banjir: Kecamatan Panyingkiran) berdampak pada 50 rumah 71 KK terendam.

    Kemudian longsor, pergerakan tanah, serta banjir di Kabupaten Kuningan (longsor: Kecamatan Karangkencana, Kecamatan Hantara, Kecamatan Nusaherang, Kecamatan Ciniru, Kecamatan Kadugede; banjir: Kecamatan Cibingbin) berdampak pada total tujuh rumah rusak berat, satu rumah rusak sedang, enam rumah terancam, 21 KK/ 65 Jiwa mengungsi. 

    Banjir terjadi juga di Kab. Cirebon dengan sembilan kecamatan yang terdampak (Kecamatan Losari, Kecamatan Waled, Kecamatan Kedawung, Kecamatan Plumbon, Kecamatan Plered, Kecamatan Tengah Tani, Kecamatan Pasaleman, Kecamatan Pabedilan, Kecamatan Ciledug) dengan total rumah yang terdampak 4794 unit dan korban yang terdampak 7229 KK/21968 Jiwa.

    Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat Dicky Saromi memaparkan upaya yang telah dilakukan pihaknya adalah secepatnya berkoordinasi dengan BPBD kabupaten dan kota terdampak.

    "Tim Unit Reaksi Cepat (URC) sudah diturunkan ke lokasi untuk assessment dan pendampingan. Bantuan logistik juga sudah dikirimkan berupa perlengkapan sekolah, makanan siap saji, famili kit, kids ware, terpal dan karung ke Kabupaten Kuningan, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Cirebon," jelasnya.(*)

    fan

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Pemprov Jabar Bentuk Tim Investigasi Domisili PPDB
    Ini Imbauan Gubernur Jabar soal Pilkada 2020
    Akuntan Harus Beradaptasi dengan Industri 4.0
    3 Program Kadisnakertrans Jabar Tekan Pengangguran
    Mantan Presiden Mesir Meninggal Dunia

    Editorial