web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Petugas Medis Siaga Bantu Korban Banjir Pagarsih
    Pikiran-rakyat.com Ilustrasi.

    Petugas Medis Siaga Bantu Korban Banjir Pagarsih

    • Jumat, 23 Februari 2018 | 16:48:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Untuk memastikan kondisi kesehatan warga terdampak banjir di kawasan Pagarsih, Kelurahan Cibadak, Kota Bandung. Sejak Jumat (23/2/2018) pagi, UPT Puskesmas Pagarsih membuka posko kesehatan.

    Sebanyak 8 orang tenaga kesehatan dikerahkan untuk memastikan warga yang terkena banjir yang sakit bisa mendapatkan layanan kesehatan.

    Dokter UPT Puskesmas Pagarsih, dr. Deborah Johana Ratu mengungkapkan, sejumlah warga sudah diperiksa kesehatannya di posko. Sebagian besar mengalami gatal-gatal, ada pula yang terkena diare.

    “Ada yang diare juga, karena kan kondisi lingkungannya kotor, mungkin ketika makan kondisi tangan kotor. Air kan juga nggak jernih karena tercemar. Ada juga yang darah tinggi karena mungkin stress, Lelah, karena kurang tidur akibat banjir semalam,” jelas Deborah.

    Sementara itu, Camat Astana, Anyar Syukur Sabar mengungkapkan, telah menunjau ke lokasi banjir. Ia menuturkan, akan ada bantuan-bantuan lain yang datang untuk warga.

    “Tadi pagi sudah ada Kepala Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dinsosnangkis), nanti akan ada ada bantuan sembako untuk warga yang terdampak. Kepala Dinas Pekerjaan Umum juga telah datang untuk mengevaluasi infrastruktur. Kalau Tim URC  sudah stand by dari semalam,”ujar Syukur.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    SBY: Pemerintah, BIN, TNI, dan Polri Harus Netral
    SBY: Deddy-Dedi yang Terbaik & Mampu Pimpin Jabar
    Bawaslu Siap 'Melek' 24 Jam Awasi Pilkada di Jabar
    Kawal Pilkada di Jabar, Bawaslu Diminta Netral
    40 Persen Massa PPP Siap Dukung Deddy-Dedi
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.

      Advertisement On Google