web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Dirazia Pengemis Memiliki Uang Rp43 Juta dan Emas
    net

    Dirazia Pengemis Memiliki Uang Rp43 Juta dan Emas

    • Kamis, 22 Februari 2018 | 21:13:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Tasikmalaya – Seorang pengemis yang terjaring razia petugas kedapatan membawa uang Rp43 juta. Selain itu dia pun menyimpan sebanyak 35 gram emas di dalam tas di sakunya.

    Uang dan emas tersebut sengaja dibawanya dalam kantong plastik dengan dibalut samping batik miliknya saat dirinya terjaring tengah mengemis. Juga ada seorang ibu juga tega mempekerjakan anaknya yang masih di bawah umur untuk mengemis bersama dengan dirinya.

    “Razia ini dilakukan karena warga sudah diresahkan dengan banyaknya isu beredar mengenai teror terhadap ulama dan ustad yang akan melakukan tindak penganiayaan,” kata Kasat Sabhara Polres Tasikmalaya Kota AKP Yudiono, Kamis (22/2/2018).

    Menurutnya razia yang dilakukan bersama tim gabungan dari Satpol PP Kota Tasikmalaya ini menyasar belasan preman, gelandangan dan pengemis serta orang yang menderita penyakit jiwa.

    Razia dilakukan di beberapa titik yang biasa dipakai mangkal para gepeng dan preman sepanjang Jalan Jati, Perempatan Mitra Batik, Jalan Dr Soekardjo, Taman Kota dan seputrana Masjid Agung, Jalan Otto Iskandardinata, perempatan Sutisna Senjaya dan kawasan Pasar Pancasila.

    “Dari operasi kami mengamankan 18 orang, di antaranya 13 orang preman, 3 orang gelandangan dan pengemis dan 2 orang penderita penyakit gangguan jiwa,” sebutnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    SBY: Pemerintah, BIN, TNI, dan Polri Harus Netral
    SBY: Deddy-Dedi yang Terbaik & Mampu Pimpin Jabar
    Bawaslu Siap 'Melek' 24 Jam Awasi Pilkada di Jabar
    Kawal Pilkada di Jabar, Bawaslu Diminta Netral
    40 Persen Massa PPP Siap Dukung Deddy-Dedi
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.

      Advertisement On Google