web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

     Peternak Ikan di Ciamis Resah Serangan Parasit
    net

    Peternak Ikan di Ciamis Resah Serangan Parasit

    • Kamis, 22 Februari 2018 | 21:08:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Ciamis - Peternak ikan di Kabupaten Ciamis mengaku resah akibat banyaknya ikan gurame yang mati akibat parasit. Mereka berharap ada solusi dari pemerintah, terutama dalam mengatasi kerugian yang dialami.

    Saat ini para petani mendapat informasi bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan Program Asuransi Perikanan bagi Pembudidaya Ikan Kecil (APPIK). Tetapi sampai sekarang belum sampai kepada para petani.

    Petani ikan yang juga mitra pengelolaan ikan asal Imbanagara Eka mengatakan, sangat mengharapkan adanya inovasi untuk menangulangi gagalnya panen para petani ikan. Cuaca sekarang tidak bisa di prediksi sehingga wabah dan penyakit ikan pasti akan banyak menyerang seperti wabah penyakit yang menyerang ikan gurame sekarang ini. "Seharusnya pemerintah mencarikan solusi terkait hal ini," ucapnya.

    Dia mematikan dengan adanya asuransi perikanan itu merupakan solusi terbaik. Saat ikan terserang hama, petani bisa bangkit kembali dengan bantuan asuransi tersebut.

    "Itu sebagai langkah konkrit dari komitmen pemerintah untuk melindungi petani agar mereka semakin berdaya dan mampu bangkit saat menghadapi kegagalan produksi akibat penyakit,” tandasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    SBY: Pemerintah, BIN, TNI, dan Polri Harus Netral
    SBY: Deddy-Dedi yang Terbaik & Mampu Pimpin Jabar
    Bawaslu Siap 'Melek' 24 Jam Awasi Pilkada di Jabar
    Kawal Pilkada di Jabar, Bawaslu Diminta Netral
    40 Persen Massa PPP Siap Dukung Deddy-Dedi
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.

      Advertisement On Google