Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Irak Minta Restu FIFA Main di Negeri Sendiri
    Net Timnas Irak.

    Irak Minta Restu FIFA Main di Negeri Sendiri

    • Kamis, 22 Februari 2018 | 20:28:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Menteri Olahraga Irak, Abdulhussein Abttan, sangat berharap bisa menyelenggarakan pertandingan persahabatan internasional antarnegara di kawasan Teluk. Mereka sudah merenovasi stadion-stadion dan melarang adanya senjata di pertandingan, serta melobi FIFA untuk segera mencabut larangan bermain di kandang sendiri.

    Irak belum pernah menyelenggarakan pertandingan internasional di kandang hampir sekitar tiga dekade. Sejak 1990, Irak dilarang FIFA memainkan seluruh partai kandang kecuali laga-laga lokal.

    Larangan tersebut pernah dicabut FIFA pada 2012. Namun, pemadaman listrik saat pertandingan persahabatan antara Irak melawan Jordan di Kurdi membuat federasi sepakbola tertinggi di dunia itu kembali memberlakukan larangan tersebut.

    Kini Irak berupaya untuk mendapatkan izin dari FIFA setelah ditunjuk menjadi tuan rumah dalam pertandingan persahabatan melawan Arab Saudi, Rabu, 28 Februari 2018. Basra Sport City akan disiapkan untuk menggelar laga tersebut dan Arab Saudi akan menjadi negara pertama yang berkesempatan tanding di tanah Irak.

    "Saya berharap pertandingan (melawan Saudi) ini akan menginspirasi tim nasional lainnya untuk mengunjungi Irak. Hal tersebut akan membantu kami untuk mencabut larangan FIFA atas pertandingan di stadion kami," kata Abttan, seperti dikutip Daily Mail.

    "Kehadiran tim Saudi di Irak sangat berarti bagi kami. Kami juga mengandalkan tim Bahrain, Qatar dan Iran, yang keseluruhannya juga memilki pengaruh politik dalam olahraga," tambahnya.

    Bertahun-tahun negara tersebut mengalami keresahan akibat invasi militer Amerika Serikat dan gerakan-gerakan separatis kelompok muslim di wilayah Utara maupun Barat. Hal itu mengubah berbagai perhelatan olahraga di Irak, atlet-atlet dan tim nasional mereka harus musafir ke beberapa negara untuk menjalani kompetisi resmi.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Semifinal Liga Europa:  Sevilla Tantang MU, Inter Hadapi Shakhtar Donetsk
    Mario Gomez Mundur dari Arema FC
    Nasib Liga I dan Liga 2 Tunggu Sikap Pemerintah
    Bila Pandemi Masih Panjang, Bhayangkara FC Usul Liga 1 Diakhiri
    Ini Kelemahan Sepak Bola Indonesia Menurut Indra Sjafri
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center
      Buku Wagun

      Jadwal Liga


        Data Statik Covid-19


        DATA COVID-19 INDONESIA

        😷 Positif:

        😊 Sembuh:

        😭 Meninggal:

        (Data: kawalcorona.com)

        Ads


        Klasemen Liga Dunia

        Tim M Point
        1. Liverpool 12 34
        2. Leicester City 12 26
        3. Chelsea 12 26
        4. Manchester City 12 25
        Tampilkan Detail

        Klasemen Liga Indonesia

        Tim M Point
        1 Persib Bandung 3 9
        2 Bali United 3 7
        3 PSIS Semarang 3 6