web stats service from statcounter

Gedung Sate

    Hot News

    Inspirasi

      Maman Janji Perhatikan Guru Ngaji dan Marbot
      net

      Maman Janji Perhatikan Guru Ngaji dan Marbot

      • Kamis, 22 Februari 2018 | 10:17:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung Barat – Calon Wakil Bupati Bandung Barat nomor urut satu Maman S Sunjaya berkampanye ke sejumlah tempat di Kecamatan Ngamprah, Rabu (21/2/2013).

      Dalam kampanyenya pasangan yang diusung oleh partai koalisi PDI Perjuangan, PPP, dan PKB ini lebih mengedepankan kampanye dialogis kepada pedagang, tukang ojeg, masyarakat, tokoh agama, ketua DKM, dan marbot atau penjaga masjid. 

      Maman S Sunjaya mengatakan, dari beberapa titik yang didatanginya banyak aspirasi yang masuk. Seperti perbaikan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, termasuk kesejahteraan guru ngaji, DKM, atau marbot. 

      "Saya datang ke beberapa tempat untuk melakukan kampanye dialogis dan banyak aspirasi yang nanti akan menjadi perhatian," ucapnya. 

      Terkait perhatian kepada guru ngaji, ketua DKM, dan marbot, mereka memiliki peran penting dalam membentuk masyaramat KBB yang agamis. Sebab keberadaan mereka  telah membentuk aqidah dan akhlak warga di masyarakat sehingga sangat layak mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari pemerintah daerah. 

      "Peran Marbot dan Guru ngaji sangat vital, wajar jika kesejahteraan mereka menjadi prioritas. Bahkan kami mempunyai rencana akan mengumrohkan marbot yang memiliki kualifikasi terbaik," urainya. (*)

      yan

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Kabupaten Bekasi Kekurangan Ribuan Surat Suara
      Komisioner KPU Jabar: Debat Ketiga Lebih Sederhana
      Jumlah Pendukung Paslon Dibatasi Saat Debat Ketiga
      KPU Kota Bandung Distribusikan Logistik Pilkada
      Cuti Bersama Tak Ganggu Proses Persiapan Pilkada
      Berita Terdahulu

      Editorial

      • Selamat Hari Raya Idul Fitri
        Selamat Hari Raya Idul Fitri

        DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.

        Advertisement On Google

        Pilwalkot Bandung 2018