web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Ini Jurus Oded-Yana Atas Macet & Banjir di Bandung
    net Oded dan Yana di Rumah Pemenangan OYA

    Ini Jurus Oded-Yana Atas Macet & Banjir di Bandung

    • Senin, 19 Februari 2018 | 08:00:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Pasangan calon wali kota-walkil wali kota Bandung Oded M Danial-Yana Mulyana (OYA) mempersiapkan berbagai program dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di Kota Bandung.

    Di antara masalah pelik yang masih dikeluhkan masyarakat, yakni kemacetan, banjir, dan kesenjangan ekonomi. Ketiga masalah ini menjadi perhatian dari pasangan OYA yang akan berlaga pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2018.

    Untuk masalah macet, pasangan yang diusung PKS dan Gerindra itu membuat program Sejuta Bro n Sis atau Sejuta Babarengan Rombongan Sepeda Sambil Narsis, yakni penanganan kemacetan dengan menjadikan sepeda sebagai moda transportasi utama Kota Bandung.

    "Kemacetan di Kota Bandung yang setiap hari kian parah memerlukan sebuah platform kebijakan terobosan kepada penggunaan moda transportasi publik dan pribadi yang ramah lingkungan," ungkap Mang Oded di rumah pemenangan pasangan OYA, Jalan Sumatra Kota Bandung, Jumat (16/2/2018).

    Menurutnya, selain meningkatkan penggunaan sepeda, juga sekaligus memberikan disinsentif kepada penggunaan kendaraan bermotor pribadi seperti mobil dan motor dengan serangkaian aturan pembatasan penggunaannya, seperti 3 in 1 dan pemberlakuan aturan ganjil-genap. Pembatasan ini dimaksudkan agar rasio keterangkutan warga di dalam kendaraan bisa meningkat.

    "Program ini merupakan program berskala massif yang membutuhkan upaya kuat dari seluruh elemen warga Kota Bandung. Insya Allah pasangan Oded-Yana siap memimpin revolusi berkendara di Kota Bandung," tandasnya.

    Sedangkan untuk masalah banjir, Oded-Yana mempersiapkan program Kolaborasi Antik atau Kolam Bandung Retensi Antisipasi Kebanjiran. Program ini merupakan penanggulangan banjir terpadu dengan pembuatan kolam retensi sebagai penampung aliran air hujan secara langsung.

    "Lalu aliran air dari sistem saluran yang ada akan diresapkan kembali ke dalam tanah. Dengan program ini maka diharapkan akan mengurangi dampak banjir yang merugikan bagi warga kota Bandung," jelas Oded.

    Sementara itu dalam mengatasi kesenjagan ekonomi, pihaknya membuat program Jaring Lele Coy atau Jaringan Pelebaran Lapak Ekonomi dengan Pembentukan Co-Working Space baru dan gratis untuk Anak Muda. Hal tersebut dilakukan karena Bandung sebagai kota dengan populasi anak muda yang besar telah lama dikenal sebagai kawasan pusatnya kreativitas.

    "Terlebih menghadapi tantangan baru dalam berekonomi dengan terbukanya akses kepada pasar digital dan ekonomi kreatif bagi kalangan pemuda. Tugas Pemkot Bandung-lah yang dapat menjembatani serta memfasilitasi supaya anak-anak muda Bandung," ujarnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Debat Kedua Pilwalkot Bandung Digelar Malam Ini
    Ini Paparan Visi-Misi Cawalkot pada Debat Publik
    Debat Pertama Pilwalkot Bandung Digelar Minggu
    Pemilih di Kota Bandung Capai 1,65 Juta Orang
    Ibu-ibu Majelis Taklim Dukung Yossi-Aries
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.

      Advertisement On Google