web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Kena OTT KPK, Bupati Subang Ditetapkan Tersangka
    net Imas Aryumningsih

    Kena OTT KPK, Bupati Subang Ditetapkan Tersangka

    • Rabu, 14 Februari 2018 | 23:10:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Subang Imas Aryumningsih sebagai tersangka kasus suap, seusai operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK di Subang dan Bandung, Selasa (13/2/2018) malam hingga Rabu (14/2/2018) dini hari.

    Setelah melalui gelar perkara, KPK menyimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji oleh Imas, terkait perizinan di lingkungan Pemkab Subang.

    Dalam kasus ini, selain Imas, KPK turut menetapkan 3 tersangka lainnya. Ketiganya yakni Kepala Bidang Perizinan PTSP Subang berinisial ASP dan 2 tersangka dari kalangan swasta berinisial MTH dan D. Imas yang baru ditetapkan sebagai calon bupati pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Subang 2018 diduga menerima suap dari MTH. Suap serupa juga diterima oleh D dan ASP.

    Dalam OTT tersebut, tim KPK mengamankan 8 orang, namun hanya 4 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Imas ditangkap di rumah dinasnya pada Selasa (13/2/2018) malam. Selain Imas, ada sekretaris pribadi, ajudan, dan sopir. Dua ruangan, yaitu kamar tidur dan ruangan kerjanya, disegel KPK. KPK mengamankan sejumlah uang senilai ratusan juta rupiah. Jumlah uang tersebut diduga baru awal pembicaraan dari miliaran rupiah yang disepakati para tersangka.

    "KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dan menetapkan 4 tersangka. Sebagai pihak yang diduga pemberi MTH swasta, sebagai pihak yang diduga menerima IA (selaku) Bupati Subang, D swasta, dan ASP," kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di Jakarta, Rabu (14/2/2018).

    Dalam kasus ini, MTH sebagai pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 (a) atau (b) atau Pasal 13 UU No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Sedangkan sebagai penerima, Imas, D dan ASP disangkakan melanggar Pasal 12 (a) atau (b) atau Pasal 11 UU No 31/1999 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

    Imas sendiri menjadi bupati Subang sejak bupati sebelumnya Ojang Sohandi juga ditetapkan sebagai tersangka setelah terkena OTT KPK. Saat itu, Ojang terjerat dalam kasus upaya suap pengamanan kasus korupsi BPJS Subang tahun 2014. Imas menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Subang pada 11 April 2016, selanjutnya dilantik menjadi Bupati definitif pada 8 Juni 2016 untuk melanjutkan masa baktinya hingga 2018.

    Pada Pilbup Subang 2013 lalu, Imas menjadi wakil bupati mendampingi Bupati Ojang Sohandi. Imas pun kembali mencalonkan diri sebagai bupati berpasangan dengan Sutarno pada Pilbu Subang 2018 ini. Pasangan yang diusung Partai Golkar dan PKB tetap telah ditetapkan sebagai pasangan calon dengan nomor urut 2. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Diduga Terima Suap, Bupati Cianjur Ditangkap KPK
    Ahmad Irfan Dicopot dari Jabatan Dirut BJB
    MQK Cara Jabar Tumbuhkan Minat Baca Kitab Kuning
    Akademi Citarum Tanam Dua Jenis Bambu Endemik
    Ridwan Kamil Launching Desa Digital

    Editorial

      Advertisement On Google