web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

  • Fokus Seorang Pemimpin
    Fokus Seorang Pemimpin

    MENJADI pemimpin adalah kesempatan berharga karena tidak semua orang berkesempatan menjadi pemimpin dalam suatu entitas bisnis.

    Kini, Naik TMB Tak Perlu Bayar 'Kontan'

    Kini, Naik TMB Tak Perlu Bayar 'Kontan'

    • Rabu, 14 Februari 2018 | 16:52:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Status Kota Bandung sebagai kota Smart City terus berkembang. PT Bandung Infra Investama sebagai BUMD milik Pemkot Bandung bekerja sama dengan PT Mega Akses Indonesia dan PT Solusi Nusantara Terpadu meluncurkan sistem layanan "Bandung Regional Government Data Center and Bandung Cashless Payment System".

    Layanan Bandung Cashless Payment nantinya dapat digunakan untuk pembayaran transportasi publik seperti bus Trans Metro Bandung dan transaksi lainnya. Peluncuran tersebut langsung disaksikan oleh Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil, di Pendopo Kota Bandung Jalan Dalem Kaum, Selasa (13/2/2018).

    Selain peluncuran sistem tersebut, dilakukan juga penandatanganan kerja sama di Bidang Infrastruktur Telekomunikasi, antara PT Bandung Infra Investastama yang diwakili oleh Direktur Utama, Eko Haryanto dengan PT Mega Akses Indonesia yang diwakili oleh Presiden Direktur, Bambang Irawan.

    Selanjutnya, masih kerja sama antara PT Bandung infra Investama dengan PT Solusi Nusantara Terpadu yan diwakili oleh Direktur Utamanya, Daniel Tagu Dedo. Dalam kesempatannya, Ridwan Kamil menyampaikan, peluncuran pengunaan transaksi nontunai ini merujuk pada program pemerintah melalui Bank Indonesia.

    "Alhamdulilah Bandung Cashless payment system sudah diluncurkan, seperti harapan kita bersama, penerapan ini semakin mendukung penerimaan pajak sebagai modal pembangunan," ujar Ridwan dalam siaran pers yang disampaikan Humas Pemkot Bandung, Rabu (13/2/2018).

    Menurutnya, penerapan tersebut bukan hanya memberikan kenyamanan dari sisi keamanan kepada masyakarakat karena tak harus selalu membawa uang uang tunai, transaksi ini pun akan menciptakan pengelolaan keuangan yang lebih tertib administrasi. "Hal tersebut akan berjalan lancar karena transaksi menggunakan jalur yang terorganisir," kata Ridwan.

    Hadirnya sistem tersebut juga dapat menjadi bagian upaya pemerintah sebagai peningkatan pendapatan pajak yang pada akhirnya dapat digunakan untuk kemajuan pembangunan. "Hal itu terus kita dorong demi mewujudkan Bandung yang smart city. Ini tentunya membawa perubahan yang lebih baik. Maka inovasi dan Kolaborasi itu penting dalam memajukan sebuah peradaban manusia dan kota," jelas Ridwan.

    Bandung Regional Government Data Center merupakan pusat penyimpanan data instansi pemerintah dan pusat distribusi internet di Kota yang terintegrasi dengan gedung cyber 1 dan 3 di Jakarta sebagai pusat distribusi internet internasional. Distribusi tersebut memiliki target memberi layanan internet kualitas terbaik dan harga terjangkau dengan sasaran produk seluruh kota Bandung yang khsusunya memiliki e-KTP Kota Bandung.

    Sedangkan PT Bandung Infra Investama selaku BUMD milik Kota Bandung berupaya memberikan layanan akses internet terutama untuk sekolah, Puskesmas, pelayanan kesehatan dan sarana publik di Kota Bandung.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Dishub Klaim Disiplin Berkendara Warga Lebih Baik
    Pemkot Bandung Bantu Ekonomi Warga via Bank Sampah
    Soal Pejabat Sekda, Pemkot Bandung Tunggu Gubernur
    Beda 'Kultur', Solihin Butuh Adaptasi
    Solihin Mulai Ngantor di Balai Kota Bandung
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      JUMAT (16/2/2018) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

      Info Kota

      Pilwalkot Bandung 2018