web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Sopir Bus Ditetapkan Tersangka Kecelakaan di Emen
    net Lokasi kecelakaan bus di Tanjakan Emen

    Sopir Bus Ditetapkan Tersangka Kecelakaan di Emen

    • Selasa, 13 Februari 2018 | 02:34:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Subang - Amirudin (32), sopir bus pariwisata Premium Fassion yang mengalami kecelakaan di Tanjakan Emen Kabupaten Subang, hingga menyebabkan 27 penumpangnya tewas, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

    Warga Kampung Laladon RT 01/01 Desa Pagelaran Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor ini dinilai lalai dalam mengendarai kendaraan yang menyebabkan kecelakaan hingga para penumpangnya meninggal dunia dan luka-luka pada Sabtu (10/2/2018) sore.

    Keputusan tersebut diambil setelah penyidik Polres Subang melakukan gelar perkara di Mapolres Subang, Senin (12/2/2018). Dari hasil gelar perkara, AM diduga sengaja mengakali sistem rem yang bocor dengan baut sehingga mengakibatkan rem blok saat melewati jalan menurun di Tanjakan Emen.

    "Sudah ditetapkan sebagai tersangka, berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan Polres Subang. Dari penyidikan polisi, sopir diduga sengaja mengakali bocornya rem belakang menggunakan baut," kata Kapolres Subang AKBP M Joni kepada wartawan di Mapolres Subang, Senin (12/2/2018).

    Akibat dari perbuatannya tersebut, laju kendaraan tidak stabil saat melintasi jalanan menanjak maupun turunan. "Kendaraannya jadi enggak stabil. Kalau di kondisi jalan datar enggak masalah, tapi kalau di kondisi jalan menurun dan menanjak akan masalah," tandas Joni.

    AM sendiri akan segera ditahan untuk memudahkan proses penyidikan dan pemberkasan. Namun karena mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut, AM masih dirawat intensif di RSUD Subang, sehingga belum bisa dipindahkan ke ruang tahanan. "Sekarang yang bersangkutan masih di klinik," ucapnya.

    Sebelumnya diberitakan, kecelakaan bus di Tanjakan Emen terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Dari 51 penumpang bis, sebanyak 27 tewas di lokasi kejadian, sedangkan sisanya sebanyak 16 penumpang mengalami luka, juga sopir dan kernet bus.

    Para korban meninggal sebagian besar adalah perempuan atau ibu-ibu yang merupakan warga Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten. Para korban, baik yang tewas maupun luka sudah dibawa ke daerah asalnya di Tangerang Selatan. Para korban tewas sudah dimakamkan secara massal di TPU setempat, sedangkan korban luka-luka sebagian besar masih dalam perawatan di RSUD Tangsel.

    Kecelakaan sendiri berawal saat 1 dari 3 bus rombongan wisata dari Koperasi Simpan Pinjam dari Ciputat Tangerang tersebut baru keluar dari tempat wisata Gunung Tangkubanparahu sekitar pukul 17.00 WIB dan berencana kembali ke Tangerang via Subang.

    Namun memasuki turunan Emen, bus yang membawa sekitar 50 penumpang tersebut mengalami rem blong hingga akhirnya bus yang meluncur dengan kecepatran tinggi, oleng lalu menabrak sepeda motor Honda Beat nopol T 4382 MH yang berada di depannya lalu menabrak rambu-rambu lalu lintas. Bus akhirnya berhenti setelah menambrak tebing dan terbalik tepat di lokasi kejadian tepatnya di Kampung Cicenang, Desa/Kecamatan Ciater. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Herman Suherman Jabat Plt. Bupati Cianjur
    Gubernur Jabar Sedih dengan Kasus Bupati Cianjur
    Pemprov Jabar Beri
    Bupati Cianjur Mundur dari Ketua Garda NasDem
    Diduga Terima Suap, Bupati Cianjur Ditangkap KPK

    Editorial

      Advertisement On Google