web stats service from statcounter

Hot News

  • Persib Bakal Uji Tanding lawan Perserang
    Persib Bakal Uji Tanding lawan Perserang
    • 22 Februari 2018 | 06:06:00 WIB

    PERSIB dijadwalkan melakukan uji tanding menghadapi tim Liga 2, Perserang Serang di Stadion Maulana Yusuf, Serang Banten, Kamis (1/3/2018) mendatang.

Inspirasi

  • Fokus Seorang Pemimpin
    Fokus Seorang Pemimpin

    MENJADI pemimpin adalah kesempatan berharga karena tidak semua orang berkesempatan menjadi pemimpin dalam suatu entitas bisnis.

    Kisah Rokok & Uang Koin di Tanjakan Emen

    Kisah Rokok & Uang Koin di Tanjakan Emen

    • Senin, 12 Februari 2018 | 05:23:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung – Kecelakaan yang terjadi pada Bus pariwisata PO Premium Fassion  di Tanjakan Emen, Kab. Subang, Sabtu (10/2/2018), menewaskan 27 orang korban.  Kejadian ini menambah daftar musibah maut di Tanjakan Emen membuat warga semakin percaya dengan mitos yang banyak diperbincangkan masyarakat selama ini.

    Kisah tenang Emen pun kembali muncul, termasuk di sosial media akhir ini. Emen dipercaya sebagai sopir angkuan sayuran bernasib naas, mengalami kecelakaan saat mengendarai kendaraannya, sampai terbakar di tanjakan tersebut. Sejak itu, warga sekitar menyebut daerah tersebut dengan nama Tanjakan Emen.

    Sejak kejadian itu pula, berbagai kejadian maut di daerah itu sering terjadi. Inilah yang menguakan orang percaya daerah tanjakan itu penuh dengan mitos yang berbau mistis.

    Versi lain menyebut Emen adalah korban tabrak lari di daerah itu. Bukannya ditolong, jenazah Emen malah disembunyikan dalam rimbunan pepohonan di sekitar tanjakan tersebut. Sejak saat itulah arwah Emen penasaran dan menuntut balas.

    Cerita lain menyebutkan, Emen adalah kernet bus Bunga. Sekitar tahun 1969 bus itu mogok di tanjakan. Ketika berusaha mengganjalnya, bus tersebut bergerak dan melindas Emen hingga tewas.

    Benar atau tidak mitos itu, namun banyak orang percaya, jika hendak melewati jalan itu harus membuang rokok dan uang koin. Itu adalah upaya yang percaya mi tos, khususnya untuk menolak bala dan terhindar dari kecelakaan maut.

    Yang pasti, sebagai umat Islam hendaklah banyak berdoa kepada Allah setiap kali akan berangka, dan memohon perlindungan-Nya. Termasuk, saat akan melewati jalan tersebut. (*)

    Oleh: ude gunadi / ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Terkait
    Berita Lainnya
    Hujan Deras, Jalur Kereta Api Amblas 20 Meter
    Sedang Pesta Sabu, Ibu-Ibu Rumah Tangga Dibekuk
    KPAI Kawal Anak yang Disetrika Ibunya di Garut
    Tol BORR Terkena Imbas Moratorium Infrastruktur
    Diguyur Hujan, 12 Desa Alami Pergerakan Tanah
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      JUMAT (16/2/2018) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

      Advertisement On Google