web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    15 Parpol di Jabar Lolos Verifikasi Faktual
    juaranews/abdul basir Komisioner KPU Jabar saat menggelar Rapat Pleno

    15 Parpol di Jabar Lolos Verifikasi Faktual

    • Minggu, 11 Februari 2018 | 16:27:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - KPU Jabar menyatakan 15 partai poltik (parpol) di Jabar lolos verifikasi faktual untuk mengikuti Pemilu Legislatif (Pileg) 2019.

    KPU memastikan 15 parpol telah memenuhi syarat minimal kepengurusan dan keanggotaan. Ke-15 parpol tersebut, terdiri atas 11 parpol lama dan 4 parpol baru.

    Ke-11 parpol lama, yakni Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangksa (PKB), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Demokrat, Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan Partai Amanat Nasional (PAN). Sedangkan 4 parpol baru, yakni Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Berkarya, dan Partai Garuda.

    Satu parpol dinyatakan tidak lolos verifikasi, yakni Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) karena tidak memenuhi syarat minimal 75 persen data kepengurusan dan keanggotaan di 20 kabupaten/kota di Jabar. PKPI hanya memenuhi syarat keanggotannya di 10 kabupaten/kota dan 10 daerah lainnya tidak memenuhi syarat.

    Komisioner KPU Jabar Agus Rustandi mengatakan, ke-15 parpol tersebut telah diverifikasi terkait kepengurusan, keterwakilan perempuan, domisili kantor, dan keanggotaan.

    "Semua itu dilakukan selama 4 bulan penuh, dan alhamdulillah hasilnya cukup memuaskan," kata Agus pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Verifikasi Faktual di Tingkat KPUD Kabupaten/Kota di KPU Provinsi Jawa Barat, Jalan Garut Kota Bandung, Minggu (11/2/2018).

    Sementara itu, Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat menegaskan, kewenangan KPU Jabar hanya memberi label MS atau Memenuhi Syarat, karena keputusan finalnya untuk bisa mengikuti Pemilu Legislatif (Pileg) 2019, berada di KPU pusat

    "Kewenangan yang terbatas ini memungkinkan adanya perbedaan data, sehingga kami mengundang KPUD kabupaten/kota untuk klarifikasi dan setiap keberatan harus didasarkan fakta," ujar Yayat. (*)

     

    Oleh: abdul basir / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


     Proyek Infrastruktur Ditarget Rampung pada 2023
    Bahas TAP Jabar, DPRD Kembali Undang Pemprov
    Jumlah Mahasiswa Baru Jalur SNMPTN 2019 Turun
    Pelantikan Bupati Ciamis-Wali Kota Bogor Ditunda
    1.200 Santri Ikuti Perkemahan Pramuka Nusantara

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.