web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Korban Kecelakaan di Tanjakan Emen Jadi 26 Orang
    republika.co.id Bus Premium Passion berhasil dievakuasi

    Korban Kecelakaan di Tanjakan Emen Jadi 26 Orang

    • Minggu, 11 Februari 2018 | 00:04:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Subang - Jumlah korban tewas kecelakaan bus di Tanjakan Emen Kabupaten Subang pada Sabtu (10/2/2018) sore, bertambah menjadi 26 orang.

    Sebelumnya, korban dari penumpang bus pariwisata Premium Passion bernopol F-7959-AA tersebut berjumlah 15 orang. Mereka sebagian besar adalah perempuan yang merupakan warga Kampung Legoso, Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten tersebut tewas seketika di lokasi kejadian.

    Selain mengakibatkan 26 tewas, akibat kecelakaan ini belasan penumpang lainnya mengalami luka-luka, baik ringan maupun sedang dan berat. Jenazah dan para korban luka langsung dilarikan ke Puskesmas Jalancagak, Puskesmas Sagalaherang, dan RSUD Subang.

    "Data sementara 26 orang tewas, sebanyak 17 orang sudah teridentifikasi, dan 9 orang lainnya belum diketahui identitasnya," ucap Kapolres Subang AKBP M Joni saat dihubungi wartawan, Sabtu (10/2/2018) malam.

    Namun Polisi belum merilis nama-nama korban kecelakaan tersebut. Fadli mengaku saat ini pihaknya masih melakukan kroscek terkait jumlah rombogan yang ikut di dalam bus dari Tangsel. Termasuk mencari informasi keberadaan keluarga yang ada di Ciputat.

    Korban Tewas di Tabrakan Tanjakan Emen Bertambah Jadi 26 Orang

    Petugas bersama warga mengevakuasi para korban di dalam bus.

    Kecelakaan sendiri berawal saat 1 dari 3 bus rombongan wisata dari Koperasi Simpan Pinjam dari Ciputat Tangerang tersebut baru keluar dari tempat wisata Gunung Tangkubanparahu sekitar pukul 17.00 WIB dan berencana kembali ke Tangerang via Subang.

    Namun memasuki turunan Emen, bus yang membawa sekitar 50 penumpang tersebut mengalami rem blong hingga akhirnya bus yang meluncur dengan kecepatran tinggi, oleng lalu menambrak sepeda motor Honda Beat nopol T 4382 MH yang berada di depannya lalu menabrak rambu-rambu lalu lintas, sebelum akhirnya berhenti setelah menambrak tebing dan terbalik tepat di lokasi kejadian tepatnya di Kampung Cicenang, Desa/Kecamatan Ciater.

    Guna mengevakuasi bus, Polisi mengerahkan 2 unit mobil derek. Saat ini, proses evakuasi korban sudah beres. Begitu pula dengan evakuasi bangkai kendaraan. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Emil Minta Program Keagaamaan Terus Dilanjutkan
    Diperiksa 21 Jam, Status Inneke Masih Saksi
    PPBN Pramuka Bentuk Generasi Muda Patriotik
    Proyek Bendungan Leuwikeris Paket 1 Sudah 30%
    Pemprov Cairkan Bonus untuk Atlet Paralimpik
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Memilih
      Selamat Memilih

      PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 resmi dihelat Rabu, 27 Juni 2018 ini.

      Advertisement On Google