web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Dinkes Waspadai Peredaran Obat Mengandung DNA Babi
    net

    Dinkes Waspadai Peredaran Obat Mengandung DNA Babi

    • Sabtu, 10 Februari 2018 | 07:10:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Tasikmalaya – Dampak adanya obat yang terindikasi mengandung DNA babi Dinkes Kabupaten Tasikmalaya melakukan pengawasan ketat terhadap peredarannya. Hal ini untuk mengantisipasi beredarnya berbagai jenis obat yang dijual bebas di masyarakat yang bisa membahayakan konsumen.

    "Dalam pengawasan ini kita koordinasi juga dengan BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan)," kata Kepala Bidang Sumberdaya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya Subagia.

    Menurutnya obat yang beredar di masyarakat sebagian ada yang izin edarnya di Dinas Kesehatan ada juga izin peredarannya oleh BPOM. Seperti kasus obat Viostin DS dan Enzyplex, kata dia, izin peredarannya oleh BPOM.

    Dia mengatakan bahwa perlu adanya koordinasi antara Dinas Kesehatna dan BPOM dalam mengawasi peredaran obat, baik di toko obat maupun apotek.

    "Kami juga akan berkonsultasi dengan BPOM untuk tindak lanjut dalam menangani peredaran obat tersebut," ucapnya.

    Dinas Kesehatan tidak dapat membatasi peredaran obat yang kewenangan peredarannya dikeluarkan oleh BPOM. Namun, Dinas Kesehatan menyatakan kesiapan untuk memberikan pembinaan dan pengawasan ke setiap apotek maupun toko obat untuk mengantisipasi peredaran obat yang terindikasi bahaya atau tidak berizin. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Ahmad Irfan Dicopot dari Jabatan Dirut BJB
    MQK Cara Jabar Tumbuhkan Minat Baca Kitab Kuning
    Akademi Citarum Tanam Dua Jenis Bambu Endemik
    Ridwan Kamil Launching Desa Digital
    Menag Minta Guru Besar Aktif Wujudkan Keberagaman

    Editorial

      Advertisement On Google