web stats service from statcounter

Hot News


  • Pembangunan Kolam Gedebage Rampung  Akhir 2019
    Pembangunan Kolam Gedebage Rampung Akhir 2019
    • 20 Juni 2019 | 07:55:00 WIB

    KADIS PU Kota Bandung, Didi Ruswandi mengungkapkan, proses pembangunan kolam retensi Gedebage sudah memasuki tahap lelang. Targetnya rampung Akhir 2019 mendatang.

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Demiz: Jangan Nekad Bermukim di Dataran Tinggi

    Demiz: Jangan Nekad Bermukim di Dataran Tinggi

    • Jumat, 9 Februari 2018 | 20:35:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bogor -- Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar  meninjau lokasi bencana longsor yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor, Kamis (8/2/2018).

    Demiz, panggila akrabnya, mendatangi kawasan Masjid Attaawun Puncak Bogor, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua. Selain itu kondisi bencana di kampung Maseng RT 02/08, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, serta di sejumlah titik di Kawasan Puncak Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

    "Saya 'me-recheck,' sebelumnya Gubernur ke sini dan merilis status siaga darurat bencana banjir dan longsor di Jawa Barat. Status ini berlaku sampai 31 Mei 2018, termasuk untuk kawasan Kabupaten Bogor yang beberapa wilayahnya mengalami longsor," ujar Demiz kepada wartawan dalam peninjauannya.

    Demiz mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Terutama, untuk tidak menempati lagi dataran tinggi maupun wilayah tebing. Terutama bila sudah turun hujan deras dengan intensitas tinggi dan waktu yang lama. Ketika dikhawatirkan akan terjadi bencana, maka segeralah melakukan tindakan preventif. 

    "Saya lihat di sini BPBD siaga 24 jam, karna cuaca, masih seperti ini, sama seperti waktu kejadian bencana, curah hujan tinggi dan lama," katanya.

    Deddy Mizwar menyebut, dari 40 kecamatan yang ada di kabupaten Bogor, 24 kecamatan adalah rawan bencana. Sehingga masyarakat dihimbau untuk waspada. "Baiknya, tidak nekat membangun pemukiman di dataran tinggi atau tebingan rawan longsor," katanya.

    Demiz juga mengaskan perlunya penegakan aturan untuk tidak membangun apalagi mendirikan sebuah pemukiman di kawasan rawan bencana.

    "Masyarakat jangan sembarangan bangun rumah, di daerah rawan seperti di Bogor ini, pemerintah terkait juga jangan mempermudah IMB -nya," ucap Demiz. (*)

    ude

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Pemprov Jabar Bentuk Tim Investigasi Domisili PPDB
    Ini Imbauan Gubernur Jabar soal Pilkada 2020
    Akuntan Harus Beradaptasi dengan Industri 4.0
    3 Program Kadisnakertrans Jabar Tekan Pengangguran
    Mantan Presiden Mesir Meninggal Dunia

    Editorial