web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Dinas Perhubungan Siap Layani Uji Kir Taksi Online
    net Ilustrasi

    Dinas Perhubungan Siap Layani Uji Kir Taksi Online

    • Senin, 5 Februari 2018 | 08:27:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Dinas Perhubungaan (Dishub) Kota Bandung siap melayani pengujian Kir bagi kendaraan yang digunakan untuk transportasi online.

    Kepala Bidang Perencanaan dan Pembinaan Transportasi Dishub Kota Bandung Asep Kuswara mengatakan, pihaknya sudah siap memberikan layanan asalkan semua persyaratan sudah terpenuhi.

    "Kapan juga kami sudah siap, bahkan hari ini. Asalkan syarat yang dibutuhkan sudah kompleit. Intinya Dinas Perhubungan Kota Bandung siap melayani kendaraan online maupun konvensional," ujar Asep di Balai Pengujian Kendaraan Bermotor, Jalan SOR GBLA, Kota Bandung, Jumat (2/2/2018), dikutip galamedianews.

    Asep mengungkapkan, pengujian yang dilakukan tidak ada perbedaan dengan kendaraan angkutan konvensional lainnya. Namun ada proses yang harus dilalui pemohon uji KIR untuk taksi online ini.

    "Mekanisme uji KIR, pengemudi mendaftar ke perusahaan online berbadan hukum, kemudian meminta kuota ke (dishub) provinsi yang kemudian diajukan ke kota untuk mengeluarkan izin prinsip. Setelah izin prinsip keluar lalu diajukan ke Samsat untuk penomoran Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB)," ungkap Asep.

    Setelah keluar STNK bertanda khusus ditambah persyaratan lain yakni surat registrasi uji tipe yang dikeluarkan Dirjen Perhubungan Darat, jelas Asep, baru bisa mendaftar pengujian dengan pengetokan nomor uji. Pada proses pengujian Kir tidak ada perbedaan dengan kendaraan lainnya. Yang berbeda hanya pada pengetokan di chasis.

    "Untuk pengetokan nomor uji sudah dipersiapkan emboss di pelat, jadi tidak akan merusak sistem chasis (rangka). Karena mobil yang digunakan untuk taksi online rangkanya tipis. Sedangkan untuk pelat nomor, bergantung Kepolisian mau berwarna hitam atau kuning," jelas Asep.

    Soal biaya retribusi Kir, tandas Asep, tidak ada perbedaan dengan jenis kendaraan lain. Sesuai Perda No 4/2017, ada 3 jenis retribusi dalam pengujian, yakni Rp95 ribu untuk kendaraan baru, Rp45 ribu untuk uji berkala tanpa ganti buku, dan jika ganti buku dikenakan biaya Rp55 ribu.

    Diberitakan sebelumnya, Permenhub No 108/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek resmi diberlakukan mulai 1 Februarai 2018. Permenhub No 108/2017 itu merupakan revisi dari No 26/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

    Dalam peraturan terbaru tersebut, angkutan online yanag akan beroperasi, diwajibkan melakukan pengujian kendaraan bermotor (Kir), pengemudi menggunkana SIM A umum, mobil dipasangi stiker, dan mendapatkan kuota taksi online dari pemerintah daerah. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Perwakilan Bank Dunia Kunjungi Kota Bandung
    Mang Oded Komitmen Sejahterakan Guru TKQ-TPQ
    Emil Klaim Sukses Ubah Wajah Kota Bandung
    Cekungan Bandung bakal Jadi Perkotaan Kelas Dunia
    Oded:Makmurkan Masjid dengan Salat Subuh Berjamaah
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Memilih
      Selamat Memilih

      PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 resmi dihelat Rabu, 27 Juni 2018 ini.

      Info Kota

      Pilwalkot Bandung 2018