web stats service from statcounter

Hot News

  • Persib Bakal Uji Tanding lawan Perserang
    Persib Bakal Uji Tanding lawan Perserang
    • 22 Februari 2018 | 06:06:00 WIB

    PERSIB dijadwalkan melakukan uji tanding menghadapi tim Liga 2, Perserang Serang di Stadion Maulana Yusuf, Serang Banten, Kamis (1/3/2018) mendatang.

Inspirasi

  • Fokus Seorang Pemimpin
    Fokus Seorang Pemimpin

    MENJADI pemimpin adalah kesempatan berharga karena tidak semua orang berkesempatan menjadi pemimpin dalam suatu entitas bisnis.

    PT Pos Kembangkan  Coworking dan Coliving Space
    net

    PT Pos Kembangkan Coworking dan Coliving Space

    • Senin, 5 Februari 2018 | 06:11:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - PT Pos Properti Indonesia berencana mengembangkan kantor layanan pos menjadi ruang tempat tinggal serta bekerja atau Coworking and Coliving Space di wilayah Bandung.

    Dirut PT Pos Properti Indonesia Handriani Tjatur Setijowati mengungkapkan, saat ini anak perusahaan dari PT Pos Indonesia ini tengah menguji coba pengembangan coliving space di atas lahan milik Pos Indonesia seluas 500-600 m2 di area komersial yang dekat dengan kampus.

    "Coliving ini rencananya lebih besar dan tinggi bangunannya, seperti apartemen tetapi satu kamar bisa diisi beberapa orang, ada pantry, kamar mandi, ruang belajar bersama," kata Handriani di Jakarta, Sabtu (3/2/2018), dikutip Antara.

    Handriani menjelaskan, bisnis pengembangan aset Kantor Pos menjadi co-living serta ruang kolaborasi co-working space ini dilakukan untuk membidik generasi millenial. Coliving space bisa dimanfaatkan tidak hanya oleh mahasiswa, tapi juga oleh pekerja yang jauh dari lokasi tempat tinggalnya.

    Soal dana investasi yang dikeluarkan Pos Properti Indonesia untuk mengembangkan co-living dan coworking space diperkirkan mencapai Rp10 miliar-15 miliar.

    "Investasinya kecil tidak sampai Rp25 miliar untuk satu lokasi karena kami juga akan menawarkan kepada para investor dan developer yang membangun. Kami hanya investasi di tanah saja, lalu nanti skemanya bagi hasil," jelas Handriani.

    Meski dikembangkan menjadi ruang kolaborasi dan tempat tinggal bersama, kantor layanan pos tetap dipertahankan. Selain untuk memfasilitasi konsumen dalam mengirim barang dan melakukan pembayaran, juga sebagai ikon perusahaan.

    Pos Properti Indonesia sejak tahun lalu proaktif menawarkan ke sejumlah investor untuk pengembangan aset PT Pos Indonesia. Apalagi perseroan tersebut memiliki jaringan 4.700 Kantor Po di seluruh pelosok Tanah Air.

    Pos Properti mulai menyusun rencana pengembangan aset terutama di atas lahan 1.000 m2, baik dalam bentuk ruang kolaborasi, co-living space, maupun hotel.

    "Pertumbuhan kami memang didorong signifikan dari tahun lalu. Tahun ini tuntutannya 40 persen untuk pertumbuhan omzet. Utilisasi aset juga masih kecil terutama di kota-kota besar, baru sekitar 5 persen," ujar dia. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Performa Kredit Mikro Kota Bandung Dinilai Baik
    Teras Cihampelas Bantu Pengusaha Celana Jins
    Sepatu Cibaduyut Masih Diminati Pasar Asia
    Telkomsel Wujudkan Harapan Warga Desa Cikelet
    Kioson-Pos Indonesia Luncurkan Kios-Pos
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      JUMAT (16/2/2018) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.