web stats service from statcounter

Hot News

  • Gozo: 1 Poin Hasil Kerja Keras Semua Pemain
    Gozo: 1 Poin Hasil Kerja Keras Semua Pemain
    • 16 Oktober 2018 | 10:12:00 WIB

    GHOZALI Siregar tampil sebagai pahlawan yang menghindarkan Persib dari kekalahan oleh Persipura pada laga tandang Pekan 25 Liga 1 2018, Senin (15/10/2018).

Inspirasi

    Uji Coba Pesawat N219 Ditargetkan Beres Tahun Ini
    net Uji terbang pesawat N219 di Bandara Husein

    Uji Coba Pesawat N219 Ditargetkan Beres Tahun Ini

    • Senin, 5 Februari 2018 | 05:44:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - PT Dirgantara Indonesia (DI) menargetkan uji coba Pesawat N219 Nurtanio sebanyak 300 jam penerbangan bisa selesai pada 2018 ini. Saat ini, uji coba baru mencapai 18 jam.

    Staf Tenaga Ahli Pengembangan Pesawat Terbang PT DI, Andi Ali Syahbana mengatakan, uji coba tersebut dilakukan untuk memperoleh hasil maksimal terkait sertifikasi, termasuk tentang keselamatan ketika pesawat tersebut mengudara.

    "Pesawat N219 Nurtanio terus kita uji cobakan, hingga memenuhi masa jam terbang tersebut. Kami tes, analisis dan evaluasi pesawat setiap penerbangannya," ungkap di Kantor PT DI, Jalan Pajajaran Kota Bandung, seusai uji coba, Jumat (2/2/2018).

    Uji coba dilakukan di landasan pacu Bandara Husein Sastanegara. Pesawat N219 dengan pilot perempuan Esther Gayatri Saleh, melakukan lepas landas di landas pacu Bandara Husein Sastranegara dan kembali mendarat dengan mulus sekitar pukul 10.00 WIB.

    "Hari ini kami kembali uji terbang N 219 yang ke-15 untuk mendapatkan sertifikasi uji laik terbang. Sertifikasi ini proses panjang, butuh waktu 300 jam untuk mendapatkan sertifikat ini," jelas Andi.

    Dengan mencapai syarat jam terbang tersebut, kata dia, maka N219 akan memperoleh sertifikat penerbangan. Dengan demikian, maka pesawat tersebut sudah dijamin keamanannya termasuk berbagai karakteristik penerbangan.

    Selain itu, uji coba Pesawat berdaya angkut 19 orang tersebut untuk mengetahui kondisi pesawat saat dalam keadaan flip condition10 derajat.

    "Intinya proses sertifikasi cukup panjang dan tidak hanya dengan jam terbang saja tapi segala aspek diperhatikan agar keselamatan pesawat ini terjamin. Seperti central gravity, respons elevator pada ekor pesawat dan lain sebagainya. Jadi variabelnya sangat banyak" katanya.

    PT DI sendiri saat ini tengah mempercepat pembuatan prototipe kedua N219. "Kalau pesawat kedua agak terlambat karena ada perbaikan-perbaikan lagi yang perlu dilakukan, Target akhir bulan ini sudah selesai untuk prototype. Jadi nantinya jam terbang dibagi 2 agar lebih cepat," katanya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    PT Pos Luncurkan Inovasi untuk Kaum Milenial
    Bjb Diminta Segera Gelar RUPS sebelum Tutup Tahun
    Tren Industri 4.0, PT Pos Fokus ke Bisnis Digital
    Jaringan Progresif 98 Soroti Depresiasi Rupiah
    Di Bandung, DFSK Targetkan 5% Penjualaan Glory 580
    Berita Terdahulu

    Editorial