web stats service from statcounter

Gedung Sate

    Hot News

    Inspirasi

      KPID Intensifkan Pengawasan Pilgub Jabar

      KPID Intensifkan Pengawasan Pilgub Jabar

      • Sabtu, 3 Februari 2018 | 15:41:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jabar sudah mulai mengintensifkan peranannya dalam mengawasi kontestasi politik Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018.

      Ketua KPID Jabar Dedeh Fardiyah mengatakan untuk mengawasi Pilkada serentak di Jabar, pihaknya berencana melakukan kerja sama dengan lembaga lain, seperti dengan penyelenggara Pilkada, KPU dan pengawas Pemilu, Bawaslu.

      "Kami akan bekerja sama dan bersinergi dengan KPU dan Bawaslu untuk mengawasi Pilkada Jabar khususnya ketika masa kampanye," kata Dedeh ditemui dalam acara diskusi bertajuk 'Sawala Pilgub Jabar 2018, Akur Jaga Lembur' yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jabar di Saung Angklung Udjo, Jalan Padasuka Kota Bandung, Sabtu (3/2/2018).

      Pihaknya juga sudah mempersiapkan alat-alat yang dapat mendukung pengawasan KPI.

      "Untuk alat pemantauan sudah kami siapkan. Nanti, Alat itu akan merekam dan melalui alat itu lalu dianalisis. Misal, bila ada aduan yang mengindikasi ada hal yang dilarang menurut Undang-Undang atau tidak sesuai dengan P3SPS, maka kami akan tindak lanjuti. Baik itu saat atau selama masa-masa pemilu, kami yang akan memantau atas aduan masyarakat," paparnya.

      KPID pun akan mengawasi setiap media massa ketika masa kampanye demi menjaga profesionalitas pers.

      "Kami akan memantau 24 jam. Kalau pada saat masa kampanye ada konten-konten atau siaran-siaran yang menyinggung banyak soal kampanye, silahkan adukan kami. Kami akan lihat tayangannya, dan dengar radio juga. Itulah sebabnya kami perlu alat pemantau," tegasnya

      Untuk kegiatan pemantauan ini, sambung Dedeh, akomodasi juga sudah dipersiapkan. Kegiatan ini berlaku untuk seluruh Jabar, bukan hanya di wilayah Bandung.

      "Secara anggaran, sudah disiapkan sekitar Rp500 juta. Kegiatan ini berlaku untuk seluruh Jabar. Memang itu belum maksimal tapi itu sesuai dengan anggaran yang ditetapkan oleh Pemprov Jabar," ujar Dedeh.

      Dana yang ada, selain digunakan untuk menyediakan alat pemantauan, juga untuk kepentingan lain. "Disamping penyediaan alat baru ada juga perbaikan dan pengoptimalan serta pemeliharaan," sambungnya

      Karena itu, Dedeh mewanti-wanti agar secepat mungkin untuk dapat bekerja sama dengan berbagai media massa untuk menjaga netralitas.

      "Senin (5/2/2018), saya sudah tanda tangani surat edaran yang kemudian disebarkan surat edaran. Penyebaran daftar lembaga penyiaran dan direktur penyiaran kepada seluruh stakeholder di Jabar," pungkasnya. (*)

      Oleh: Sidik Permana / den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      KPU Jabar Optismistis Tak Ada Gugatan ke MK
      Partisipasi Pemilih Meriah, KPU KBB Semringah
      Hengky Banjir Ucapan Selamat di Antaranya dari SBY
      Cabup KBB Nomor Urut Satu Elin, Tunggu Hasil KPU
      Raih Suara 48%, Akur Dipastikan Menang di KBB
      Berita Terdahulu

      Editorial

      • Selamat Memilih
        Selamat Memilih

        PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 resmi dihelat Rabu, 27 Juni 2018 ini.

        Advertisement On Google

        Pilwalkot Bandung 2018