web stats service from statcounter

Hot News

  • Persib Bakal Uji Tanding lawan Perserang
    Persib Bakal Uji Tanding lawan Perserang
    • 22 Februari 2018 | 06:06:00 WIB

    PERSIB dijadwalkan melakukan uji tanding menghadapi tim Liga 2, Perserang Serang di Stadion Maulana Yusuf, Serang Banten, Kamis (1/3/2018) mendatang.

Editorial

  • Gong Xi Fa Chai
    Gong Xi Fa Chai

    JUMAT (16/2/2018) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

    Inspirasi

    • Fokus Seorang Pemimpin
      Fokus Seorang Pemimpin

      MENJADI pemimpin adalah kesempatan berharga karena tidak semua orang berkesempatan menjadi pemimpin dalam suatu entitas bisnis.

      Pangandaran Jadi Prototipe Pengembangan Wisata

      Pangandaran Jadi Prototipe Pengembangan Wisata

      • Jumat, 2 Februari 2018 | 09:09:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung – Pemprov Jabar menargetkan 49,750,000 kunjungan wisatawan pada 2018. Target ini terdiri dari 48 juta wisatawan nusantara, dan 1,7 5 juta wisatawan asing.

      Dalam Rapat Koordinasi Kepariwisataan dan Kebudayaan Jawa Barat di Bandung, Rabu (31/1/18), Gubernur Jabar  Ahmad Heryawan mengatakan, urusan pengembangan pariwisata harus menjadi prioritas.

      “Jangan ragu untuk berinovasi untuk kepariwisataan dan pariwisata itu added value-nya penuh untuk kita. Kita bahan dasarnya ada, karena bumi yang kita miliki indah segala macamnya,” ujar Aher dalam arahannya.

      Dia mencontohkan, Kabupaten Pangandaran telah berhasil melakukan terobosan, sehingga dunia wisata di sana bisa memberikan penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) signifikan untuk pemasukan daerah.

      “Sejak awal Pangandaran punya kesadaran kalau unggulannya adalah kepariwisataan. Ketika Pangandaran menjadi Kabupaten Pangandaran, PAD-nya itu Rp 22 Miliar. Tahun 2017 PAD Pangandaran Rp 144 Miliar. Lompatannya akibat pariwisata luar biasa,” kata Aher.

      Lebih lanjut, Aher mengatakan terobosan dan visi yang dilakukan Pangandaran terlihat pada landscape kotanya. Pangandaran berani menghilangkan sekolah dan puskesmas kecil untuk membuat ruang terbuka hijau atau taman dilengkapi jalan besar. Kemudian Pemkab Pangandaran mengganti sekolah dan puskesmas tersebut oleh bangunan sekolah dan puskesmas yang lebih besar di lokasi lain.

      Selain itu, penyelenggaraan sebuah even budaya harus terkoordinasi dengan baik, sehingga bisa berlangsung dengan gebyar. “Oleh karena itulah, koordinasi sangat penting untuk melipatgandakan dampak positif atau manfaat sebuah event pariwisata dan budaya. Sehingga dampaknya tidak saja pada kesuksesan penyelenggaraan, tapi juga berdampak pada transaksi perekonomian yang memadai yang bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” papar Aher. (*)

      ude

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Muncul Cabang Dinas, 792 Pejabat Dilantik
      Aher: Ditata, Tebing Keraton Tetap Lestari
      90 Persen Daerah Bogor Rawan Bencana
      Pangandaran Jadi Prototipe Pengembangan Wisata
      Pemprov Serius Kembangkan Jabar Selatan
      Berita Terdahulu

      PARLEMENTARIA

        Advertisement On Google