web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Warga Korban Pergerakan Tanah Minta Direlokasi
    net

    Warga Korban Pergerakan Tanah Minta Direlokasi

    • Kamis, 1 Februari 2018 | 22:11:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Sukabumi – Warga yang terkena bencana pergerakan tanah Kampung Pasirjambu, Kabupaten Sukabumi, meminta direlokasi.

    "Daerah ini sudah tidak layak lagi untuk dijadikan tempat permukiman warga, karena setiap tahunnya selalu terjadi bencana pergerakan tanah dikarenakan,” tutur Kepala Desa Bantarkalong Syahrian Hasan.

    Menurut dia, warga yang tinggal di kampung tersebut kerap membangun dan memperbaiki kembali rumahnya yang rusak akibat pergerakan tanah seperti amblas bahkan ada juga yang roboh.

    Sebab, kekuatan pondasinya tetapi saja rawan amblas karena tanahnya sudah sangat labil sehingga bisa dikatakan tidak layak lagi untuk dijadikan permukinan warga.

    Bahkan, sejak Minggu, (28/1/2018) hingga Selasa, tanah masih bergerak dan tidak menutup kemungkinan akan meluas ke kampung lainnya. Maka dari itu, lanjutnya, salah satu solusinya adalah dengan cara merelokasi warga ke tempat yang lebih aman.

    "Kami sudah sampaikan keinginan warga tersebut kepada pihak camat dan Pemkab Sukabumi karena jika dipaksakan mendiami daerah ini maka warganya selalu menjadi korban bencana dan dikhawatirkan jatuhnya korban jiwa," tambahnya.

    Pemkab Sukabumi bisa memanfaatkan tanah miliknya yang jaraknya tidak jauh dari permukiman warga yang terdampak bencana pergerakan tanah ini. “Upaya relokasi pun bukan hal yang mudah karena harus sejalan dengan kehidupan masyarakat di kampung tersebut salah satunya ketersediaan sekolah dan tempat usaha,” ungkapnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Emil :Optimis 2019 Program Citarum Harum Akan Baik
    Citarum Harum Akan Miliki Kantor Pusat Komando
    USB YPKP Deklarasi Kampus Anti Hoaxs
    113 Pendaftar Lolos Seleksi Pejabat Eselon II
    Sekda Jabar Disebut Neneng Hasanah Terima Rp1 M

    Editorial

      Advertisement On Google