web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

  • Fokus Seorang Pemimpin
    Fokus Seorang Pemimpin

    MENJADI pemimpin adalah kesempatan berharga karena tidak semua orang berkesempatan menjadi pemimpin dalam suatu entitas bisnis.

    Polda Ungkap Penipuan Umrah Bernilai Rp900 Miliar
    net Barang bukti mobil diamankan di Mapolda Jabar

    Polda Ungkap Penipuan Umrah Bernilai Rp900 Miliar

    JuaraNews, Bandung - Polda Jabar berhasil mengungkap penipuan ibadah haji dan umrah yang dilakukan PT Solusi Balad Lumampah (SBL).

    Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar sudah menetapkan 2 tersangka, yakni Direktur PT SBL Aom Juang Wibowo dan stafnya, Ery Ramdani. Keduanya ditangkap pada Kamis (25/1/2018) pekan lalu.

    Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto menerangkan, kasus bermula saat menerima keluhan dari calon jemaah umrah yang telah membayar biaya, namun tidak kunjung diberangkatkan.

    "Jadi, modusnya PT SBL menyelenggarakan pemberangkatan umrah dan haji plus menggunakan sistem money game (ponzi) dengan harga murah tidak wajar," ujar Agung saat ekspose perkasa di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung, Selasa (30/1/2018).

    PT SBL menawarkan harga Rp18 juta, dibawah harga wajar sesuai estimasi Kementerian Agama. Hinggga saat ini, PT SBL telah menerima pendaftaran 30.237 calon jemaah umrah dan 117 calon jemaah haji plus. Dari para calon jemaah umrah yang sudah mendaftar, PT SBL berhasil mengumpulkan dana lebih kurang Rp900 miliar, namun baru sekitar 17.383 orang yang diberangkatkan.

    Sedangkan dari total jemaah yang belum diberangkatkan, PT SBL menerima uang lebih kurang Rp300 miliar. Uang tersebut telah dipergunakan oleh tersangka untuk kepentingan pribadi. Tak hanya itu, PT SBL juga menerima pemberangkatan Haji Plus sebanyak 117 orang, kendati tidak memiliki izin penyelenggara haji plus. Masing-masing calon jamaah haji plus mengeluarkan biaya Rp 110 juta. Sehingga, total dana yang terkumpul mencapai Rp12,87 miliar.

    "Kita lakukan koordinasi dengan Kemenag (Kementerian Agama) dan penyelidikan. Setelah mendapat perizinan Kemenag, ternyata SBL ini hanya memiliki izin umrah dan tidak ada izin pemberangkatan haji, tapi mereka menjanjikan akan berangkat haji," kata Agung.

    Selain tersangka, petugas juga menyita sejumlah barang bukti seperti dokumen, laptop, telepon genggam. Aparat juga mengamankan barang bukti 4 sepeda motor dan 9 mobil mewah serta uang tunai Rp1,6 miliar.
    "Penyidik akan melakukan penyitaan barang yang tidak bergerak bangunan di wilayah Bandung seperti di daerah Dewi Sartika, Antapani, dan Dago. Semua kita sudah kasih police line," kata Agung.

    Kasus ini mengingatkan masyarakat soal kasus penipuan calon jamaah umrah yang dilakukan PT First Travel di Jakarta, yang juga merugikan puluhan ribu calon jamaah dengan kerugian ratusan miliar rupiah. "Iya, hampir sama (dengan First Travel)," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar Kombes Pol Samudi.

    Kedua tersangka dijerat Pasal ?63 ayat (1) jo. Pasal 64 ayat (1) UU No 13/2008 tentang Penyelenggaraan Haji, Pasal 378 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Pidana dan Pasal 2 ayat (1) huruf r dan z jo. Pasal 3 jo. Pasal 4 UU No 8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Satpol PP Tertibkan Baligo Langgar Aturan Kampanye
     Mendagri Minta Daerah Waspadai Potensi Bencana
    Bea Cukai Ungkap Produksi Miras Oplosan
    Diskreditkan PDIP, Sejumlah Medsos Dilaporkan
    Pemkot Bandung Segera Lakukan Seleksi Sekda
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      JUMAT (16/2/2018) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

      Info Kota

      Pilwalkot Bandung 2018