web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

  • Fokus Seorang Pemimpin
    Fokus Seorang Pemimpin

    MENJADI pemimpin adalah kesempatan berharga karena tidak semua orang berkesempatan menjadi pemimpin dalam suatu entitas bisnis.

    Korban Banjir Garut Lelah Tinggal di Pengungsian
    net

    Korban Banjir Garut Lelah Tinggal di Pengungsian

    • Selasa, 23 Januari 2018 | 09:00:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Garut – Korban banjir bandang Sungai Cimanuk yang terjadi pada 2016 hingga kini masih tinggal di pengungsian. Sejumlah korban, selama 2 tahun kurang masih belum memiliki tempat tinggal sehingga harus tinggal di pengungsian.

    Berdasarkan pantauan, para korban masih tetap bertahan di tempat-tempat pengungsian yang berada di Wisma LEC, Gedung Intan Balarea, Gedung LPSE dan Rumah Susun di kawasan Cilawu.

    Salah seorang pengunsi, Tini Rostini (55) mengungkapkan, penderitaannya tinggal di tempat pengungsian paska banjir bandang terjadi. "Sudah jenuh tinggal di pengungsian. Pemkab hanya bisa janji-janji akan segera direlokasi. Hampir terus dijanjikan untuk pindah. Sampai sekarang balum ada tanda-tanda," ujarnya, Senin (22/1/2018).

    Menurut Tini, yang sudah satu tahun lebih tinggal di Gedung LPSE Jalan Pramuka. Ia mengaku sudah sangat tersiksa. Pasalnya, bebeda dengan sebelumnya, adanya perhatian dari berbagai pihak. Termasuk bantuan terus mengalir. Namun, saat ini perhatian tersebut sudah tidak datang lagi.

    "Dulu saat banjir bandang, bantuan terus berdatangan. Tetapi, sekarang sama sekali bantuan tidak ada. Bagaimana sikap Pemkab Garut terkait korban banjir bandang," tegas Tini.

    Kepala Dinas Pemukiman dan Perumahan Kabupaten Garut, Aah Anwar mengatakan, memang sebelumnya para korban yang tinggal dilokasi pengungsian akan dipindahkan pada Desember 2017 lalu. Namun, masih ada bangunan yang hingga kini belum tuntas dikerjakan.

    “Karena masih ada sekitar 10 unit lagi belum beres. Kalau dipaksakan, kasihan juga kepada korban yang belum beres rumahnya,” jelasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kelompok Binaan Simluhtan Dapat Bantuan Rp 18 M
    Jembatan Penghubung Desa di Subang Nyaris Ambruk
    Deddy-Dedi  tak Gunakan Lagi Slogan Dua DM
    Limbah Hotel Buat Wisatawan Pangandaran Mengeluh
    Dishub dan Polres Subang Periksa Puluhan Bus
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      JUMAT (16/2/2018) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

      Advertisement On Google